Harimau di Mengkapan Siak Kerap Melintasi Jalan, BBKSDA Riau Sebut Tak Agresif 

Hendrawan Kariman • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 12:30 WIB
 Tim BBKSDA Riau bersama sejumlah warga turun ke lokasi kemunculan harimau di Desa Mengkapan, Sungai Apit, Siak, Senin (20/7/2026).(Humas BBKSDA Riau untuk Riaupos.co)
Tim BBKSDA Riau bersama sejumlah warga turun ke lokasi kemunculan harimau di Desa Mengkapan, Sungai Apit, Siak, Senin (20/7/2026).(Humas BBKSDA Riau untuk Riaupos.co)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menanggapi laporan warga Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, terkait kemunculan Harimau Sumatera di jalan lintas setempat, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menurunkan tim ke lokasi, Senin (20/7/2026).

Setelah melakukan rangkaian pengecekan di lokasi, Kepala BBKSDA Riau Supartono memebenarkan bahwa memang menurut sejumlah warga, ada seekor harimau yang beberapa kali terlihat menyebrang jalan lintas. Termasuk yang terjadi pada tanggal 14 Juli 2026 yang berpapasan dengan pekerja kebun bernama Agus.

Berdasarkan keterangan warga setempat, kemunculan Harimau Sumatera di sekitar lokasi tersebut bukan merupakan kejadian baru. Satwa tersebut diketahui beberapa kali melintas di kawasan tersebut, namun selama ini tidak pernah menunjukkan perilaku menyerang masyarakat,'' ujar Supartono.

Baca Juga: Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang 

Ternyata, berdasarkan pengumpulan informasi di Mengkapan, pada 18 Juli 2026 dua orang warga pada siang hari sempat juga melihat seekor harimau  di sekitar Kilometer 4 Desa Mengkapan. Satwa tersebut dilihat dua warga melompat dari parit di seberang jalur pipa menuju badan jalan. 

''Namun, saat berpapasan dengan kendaraan yang dikendarai Bapak Amir (warga, red), harimau tersebut kembali ke arah parit dan tidak melanjutkan penyeberangan. Dalam kejadian tersebut, satwa tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap kendaraan maupun pengemudi,'' ujar Supartono.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim BBKSDA Riau melakukan pengecekan di lokasi. Tapi tidak ditemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan Harimau Sumatera. Berdasarkan keterangan warga lainnya, Gianto, kemunculan Harimau Sumatera di sekitar lokasi tersebut bukan merupakan kejadian baru. 

Baca Juga: Tujuh Rumah Petak dan Satu Rumah Bulatan Ludes Terbakar di Jalan Riau

''Satwa tersebut diketahui beberapa kali melintas di kawasan tersebut, namun selama ini tidak pernah menunjukkan perilaku menyerang masyarakat,'' sambung Supartono.

Kendati begitu BBKSDA Riau meminta masyarakat setempat tetap berhati-hati. Supartono mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta para pihak terkait untuk melakukan pemantauan secara intensif di lokasi kejadian. 

Selain itu, sambungnya, langkah-langkah mitigasi konflik satwa liar juga akan terus dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kejadian serupa. Ini juga sekaligus memastikan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Baca Juga: BNI Hadirkan Semangat Pengabdian lewat Wondrful Gathering 80th 

''Kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas seorang diri di area yang berpotensi menjadi lintasan satwa liar, terutama pada sore hingga malam hari, melakukan patroli siskamling dimalam hari,'' ujar Supartono.

BBKSDA Riau juga meminta agar masyarakat segera melaporkan kepada petugas atau aparat setempat apabila mengetahui keberadaan Harimau Sumatera maupun satwa liar lainnya di sekitar permukiman atau area aktivitas masyarakat.

Editor : M. Erizal
harimau di siak bbksda riau harimau sumatera berkeliaran Mengkapan