Semangat Persatuan Jaga Budaya Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Monang Lubis • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:04 WIB
Warga ramai dan antusias menyaksikan iven pacu sampan di Pelabuhan Sungai Apit, Senin (17/8/2026).
Warga ramai dan antusias menyaksikan iven pacu sampan di Pelabuhan Sungai Apit, Senin (17/8/2026).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Ketua DPRD Siak Indra Gunawan yang akrab disapa Ngah Ige, tak pernah absen dalam iven pacu sampan di Sungai Apit, Kabupaten Siak. Iven tahunan itu, dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus.

Meski berskala lokal, namun iven ini berdampak positif bagi kehidupan masyarakat Sungai Apit. Sejak pagi warga sudah berkumpul ingin menyaksikan lomba yang diikuti setiap desa. 

Kadang satu desa ada dua tim, ada juga desa yang tidak ikut serta. Meski tidak ikut serta, namun tetap memberikan dukungan semangat kepada para peserta.

“Kekompakan, benar-benar terlihat di iven ini. Semua memiliki semangat yang sama, menyukseskannya,” kata Ngah Ige.

Baca Juga: Bupati Siak Afni: PAUD Diliburkan, Pegawai Hamil dan Sakit WFH

Sesibuk apapun, dia akan hadir, dan ambil bagian dalam prosesi lomba, termasuk membuka iven.

Masyarakat sudah tahu agen­danya, jadi tak perlu diinformasikan, sejak pagi suasana tepian laut Pasar Sungai Apit sudah ramai dan penuh sesak oleh warga. 

“Saya memberikan dukungan kepada panitia, dan memastikan iven berjalan lancar dan sukses,” kata Indra.

Koordinasi lintas sektoral, dengan Camat, Polsek, Koramil, dan lainnya, termasuk tokoh masya­rakat dan seluruh penghulu, LAM Sungai Apit, dilakukan untuk memastikan bahwa iven ini milik bersama, mesti dikawal dan dijaga. 

Baca Juga: ISPU Kecamatan Siak Tidak Sehat, Bungaraya Sedang 

“Menjaga di sini, dengan cara tetap dihelat setiap tahunnya, karena iven ini menjadi momen di mana semua pihak hadir dan bersatu,” ucapnya.

Meski hanya sehari, iven pacu sampan 17 Agustus di Kecamatan Sungai Apit, berdampak positif bagi masyarakat. 

“Tak hanya terjadi perputaran ekonomi, tapi juga semakin kokoh persatuan di masyarakat,” beber Indra Gunawan lagi.

Indra Gunawan mengaku terharu, sebab pelaku UMKM menda­patkan berkah dari banyaknya warga yang menyaksikan iven bergengsi ini.

Hal ini tentu saja patut dipertahankan dan terus ditingkatkan menjadi iven tahunan yang tak hanya pacu sampan saja. Ke depan akan dibicarakan dengan panitia, sehingga benar benar menjadi perhatian warga untuk ambil bagian.

Baca Juga: Satgas Karhutla Siaga 24 Jam, Camat dan Kades Ingatkan Warga Jaga Kebun Masing-masing 

Sebagai Ketua DPRD dan wakil rakyat, apapun ivennya, ketika itu bermanfaat bagi masyarakat akan didukung. “Kami ini milik rakyat, jadi kami pro ke rakyat, terlebih iven ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ucap Ngah Ige.

Terima kasih atas pihak kepolisian mulai dari Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono SIK, Kapolres AKBP Sepuh Ade Irsyam, dan semua yang hadir dan memberikan dukungan.

Sementara Sekretaris Panitia Iven Pacu Sampan Tri Apriadi, sehari-hari bekerja sebagai guru olahraga, mengatakan pacu sampan 17 Agustus ini, bagi anak kelahiran Sungai Apit khususnya, bahkan seluruh masyarakat, sudah menjadi tradisi. “Kami ingin tradisi pacu sampan ini tetap ada dan terlaksana setiap tahun,” katanya.

Disebutkannya, sejak dia kecil, iven ini sudah ada. Dan dia ingat betul bagaimana gembiranya dia menyaksikan iven tahunan ini. Iven ini tak hanya dihadiri Ketua DPRD Indra Gunawan, tapi juga Wabup Syamsurizal, serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan.

Baca Juga: Siak Nihil Karhutla, Kabut Asap Tipis Kiriman dari Kabupaten Tetangga

Antusias masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan ini. Jadi jika tidak dilaksanakan masyarakat yang telah mempersiapkan diri untuk hampil atau sekedar menonton dan memberikan dukungan akan kecewa.

Sebagai putra daerah tentu berharap tradisi ini menjadi ikon  dan setiap 17 Agustus digelar apapun kondisinya setiap tahun. Tahun 16 Agustus 2026 ini, iven ini diikuti 13 perahu.  Satu perahu ada 5 pendayung, menggunakan jaket pengaman. Dua jam sebelum iven dimulai, warga sudah berada di tepi laut untuk memberikan dukungan. Tak peduli panas terik, semua bersemangat, seperti semanya merayakan hari kemerdekaan.

Dan yang menjadi juara tahun 2026 inj, juara 1 Tanjung Kuras. Juara 2 Kelurahan Sungai Apit, dan  juara 3 Teluk Batil, semua mendapatkan uang pembinaan. “Sebenarnya bukan hadiahnya, tapi semangat kemerdekaan dan persatuan itu yang menjadikan iven ini tetap ada, hingga hari ini,” ucapnya.

Baca Juga: Rizqi Aditya Ceritakan Pengalamannya Menjadi Paskibraka di Istana Negara

Sebagai panitia, dia merasa bangga karena pejabat yang hadir memberikan dampak positif bagi iven ini. Iven ini berjalan aman dan lancar, terima kasih semua pihak yang telah mendukung iven ini.***

Editor : Arif Oktafian
Pacu Sampan sungai apit hut kemerdekaan ri siak