SIAK (RIAUPOS.CO) -- Semangat tanpa kenal lelah terus ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Siak dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya.
Di bawah komando Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH, tim gabungan berjibaku memadamkan, serta melakukan pendinginan di titik-titik api yang melanda Kampung Dayun dan Kampung Suka Mulya, Kecamatan Dayun.
Aksi tanggap darurat ini dilakukan demi mencegah meluasnya area terbakar yang dapat mengancam keselamatan warga, serta menimbulkan kabut asap.
Baca Juga: Saksi Kasus BBM Setdakab Meranti Jadi Korban Penipuan, Rp70 Juta Melayang
"Medan yang berat serta cuaca yang panas tidak menyurutkan langkah para personel di lapangan untuk terus menyemprotkan air ke sisa-sisa bara api," kata Kapolres Sepuh.
Pemadaman di wilayah Kecamatan Dayun ini menghadapi tantangan tersendiri, mulai dari ketersediaan sumber air yang terbatas di beberapa titik, hingga hembusan angin yang kerap mengubah arah api hingga ancaman binatang buas.
Namun, kehadiran Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar di garis depan memberikan dorongan moral yang besar bagi para personel TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, serta masyarakat peduli api (MPA) yang turut bergotong royong dan Satpol PP. "Kami tidak boleh lengah,” kata Kapolres Sepuh.
Baca Juga: Akhir September, Kabel Semrawut di Jalan Ronggo Warsito Harus Diturunkan
Upaya pemadaman dan pendinginan ini harus dilakukan secara maksimal hingga betul-betul dipastikan tidak ada lagi titik api maupun asap yang tersisa, agar tidak terjadi kebakaran susulan.
"Selain memadamkan api yang berkobar, tim gabungan juga fokus pada tahap mopping up atau pendinginan," jelas Kapolres Sepuh.
Langkah ini krusial untuk memastikan bara api yang tertimbun di dalam tanah gambut benar-benar padam total, mengingat karakteristik lahan gambut di wilayah Siak yang mudah menyimpan api di bawah permukaan.
Baca Juga: Pilkades Meranti Masuk Fase Rawan, Politik Uang dan Gesekan Pendukung Jadi Atensi Rakor Bupati
Kapolres Sepuh tidak bosan-bosan mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Dayun, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. "Kami menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan hukum yang berlaku," ucap Kapolres Sepuh.
Berkat sinergi yang kuat dan kerja keras tanpa kenal lelah dari seluruh unsur yang terlibat, situasi di Kampung Dayun dan Kampung Suka Mulya kini dilaporkan mulai berangsur kondusif, dengan proses pemadaman dan pendinginan yang terus dioptimalkan oleh petugas di lapangan.
Editor : Rinaldi