SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Bupati Siak Afni Z meresmikan Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak di Gedung Cagar Budaya Kutab. Kutab berada di samping Istana Siak. Gerai ini diharapkan dapat memperluas pemasaran produk unggulan daerah, sekaligus meningkatkan peluang ekonomi bagi perajin lokal.
Pemindahan gerai dilakukan untuk menghadirkan ruang pemasaran yang lebih representatif, mudah diakses masyarakat dan wisatawan, serta memiliki fasilitas pendukung yang memadai.
Pemkab Siak memilih Gedung Kutab setelah mempertimbangkan sejumlah lokasi, termasuk Pasar Seni dan gedung di belakang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak.
Baca Juga: Pembangunan Sejati Lahir dari Sinergi, dan Kerja Keras Bersama
Bupati mengatakan, penempatan gerai di kawasan wisata sejarah diharapkan dapat menghubungkan kunjungan wisatawan dengan pemasaran produk lokal. ”Wisatawan yang datang ke Siak tidak hanya menikmati wisata sejarah, tetapi juga mengenal dan membawa pulang produk unggulan daerah kita,” kata Bupati Afni, Selasa (13/10) siang.
Menurut Bupati, pemindahan gerai bukan sekadar perubahan lokasi, melainkan upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kerajinan daerah. ”Yang paling penting, bagaimana tempat ini memberi manfaat bagi perajin, membuka pasar yang lebih luas, dan meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka,” ujarnya.
Ketua Dekranasda Kabupaten Siak, Erdawati, bersama tim kemudian menindaklanjuti keputusan tersebut. Persiapan pemindahan dilakukan secara intensif, hingga gerai siap menempati lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam.
”Gerai ini memasarkan beragam produk unggulan, mulai dari wastra atau kain khas daerah, produk kerajinan tangan, hingga kuliner lokal,” katanya.
Baca Juga: 27 Tahun Kabupaten Siak Harmoni Melayu Lestari, Bupati: Melayani dengan Sepenuh Hati
Menurut Erda, keberadaan gerai di kawasan Istana Siak diharapkan memudahkan wisatawan menemukan produk khas sekaligus mengenal identitas budaya masyarakat setempat. Dengan demikian, produk kerajinan lokal tidak hanya menjadi bagian dari daya tarik wisata, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin.(mng)
Editor : Arif Oktafian