Gerai Dekranasda Dipindah ke Gedung Cagar Budaya Kutab 

Monang Lubis • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:05 WIB
FOTO BERSAMA: Bupati Siak Afni Z dan suami Triono Dul Hakim foto bersama dengan pengurus Dekranasda di depan Kutab yang kini menjadi Gerai Dekranasda Siak, Selasa (13/10/2026). (Monang lubis/riau pos)
FOTO BERSAMA: Bupati Siak Afni Z dan suami Triono Dul Hakim foto bersama dengan pengurus Dekranasda di depan Kutab yang kini menjadi Gerai Dekranasda Siak, Selasa (13/10/2026). (Monang lubis/riau pos)

SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Bupati Siak Afni Z meresmikan Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak di Gedung Cagar Budaya Kutab. Kutab berada di samping  Istana Siak. Gerai ini diharapkan dapat memperluas pemasaran produk unggulan daerah, sekaligus meningkatkan peluang ekonomi bagi perajin lokal.

Pemindahan gerai dilakukan untuk menghadirkan ruang pemasaran yang lebih representatif, mudah diakses masyarakat dan wisatawan, serta memiliki fasilitas pendukung yang memadai. 

Pemkab Siak memilih Gedung Kutab setelah mempertimbangkan sejumlah lokasi, termasuk Pasar Seni dan gedung di belakang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak.

Baca Juga: Pembangunan Sejati Lahir dari Sinergi, dan Kerja Keras Bersama

Bupati mengatakan, penempatan gerai di kawasan wisata sejarah diharapkan dapat menghubungkan kunjungan wisatawan dengan pemasaran produk lokal. ”Wisatawan yang datang ke Siak tidak hanya menikmati wisata sejarah, tetapi juga mengenal dan membawa pulang produk unggulan daerah kita,” kata Bupati Afni, Selasa (13/10) siang.

Menurut Bupati, pemindahan gerai bukan sekadar perubahan lokasi, melainkan upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kerajinan daerah. ”Yang paling penting, bagaimana tempat ini memberi manfaat bagi perajin, membuka pasar yang lebih luas, dan meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Siak, Erdawati, bersama tim kemudian menindaklanjuti keputusan tersebut. Persiapan pemindahan dilakukan secara intensif, hingga gerai siap menempati lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam.

”Gerai ini memasarkan bera­gam produk unggulan, mulai dari wastra atau kain khas daerah, produk kerajinan tangan, hingga kuliner lokal,” katanya.

Baca Juga: 27 Tahun Kabupaten Siak Harmoni Melayu Lestari, Bupati: Melayani dengan Sepenuh Hati

Menurut Erda, keberadaan gerai di kawasan Istana Siak diharap­kan memudahkan wisatawan menemukan produk khas sekaligus mengenal identitas budaya masyarakat setempat. Dengan demikian, produk kerajinan lokal tidak hanya menjadi bagian dari daya tarik wisata, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin.(mng)

Editor : Arif Oktafian
kabupaten siak dekranasda siak siak sriindrapura siak