Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hanyut Jauh, Korban Banjir Bandang Padangpanjang Ditemukan Mengambang di Laut Muaro Anai Kota Padang

Redaksi • Senin, 13 Mei 2024 | 22:45 WIB
Evakuasi korban banjir bandang Padangpanjang yang ditemukan oleh nelayan mengambang di laut Muaro Anai, Pasir Jambak, Padang.
Evakuasi korban banjir bandang Padangpanjang yang ditemukan oleh nelayan mengambang di laut Muaro Anai, Pasir Jambak, Padang.

PADANG (RIAUPOS.CO) - Satu dari tiga warga yang hilang karena terseret arus banjir bandang di Kota Padangpanjang pada Sabtu malam (11/5/2024) akhirnya ditemukan. Korban tersebut diketahui bernama Ratna Yulidawari (40), pegawai honorer di SMK 1 Padangpanjang.

Jasad Ratna Yulidawari ditemukan ditemukan di laut Muaro Anai, Pasir Jambak, Kota Padang, Ahad (12/5/2024). Lokasi penemuan itu sangat jauh. Ratna Yulidawari terseret arus sungai dan ditemukan di laut perairan Muaro Anai, Pasir Jambak, Kota Padang.

Lokasi penemuan ini sangat jauh. Berjarak sekitar puluhan kilometer. Antara Kota Padangpanjang dengan Kota Padang terdapat daerah lain, seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan baru sampai ke Kota Padang.Baca Juga: Banjir Bandang di Sumbar Tewaskan Puluhan Warga, Pj Gubri Siapkan Bantuan

Diketahuinya identitas Ratna Yulidawari setelah dirilis Kasi Humas Polresta Padang Ipda Yanti Delfina pada Senin (13/5/2024).

"Perempuan ini merupakan korban banjir bandang yang terjadi di belakang Kantor Wali Kota Padangpanjang. Korban ditemukan mengambang di laut Pasir Jambak Padang, Ahad (12/5) sekitar pukul 12.25 WIB," ujar Ipda Yanti Delfina yang dilansir Padek.JawaPos.com, Senin (13/5/2024).

Yanti menjelaskan, mayat perempuan itu pertama kali ditemukan oleh Hendri (38), seorang nelayan yang sedang mencari ikan di wilayah dekat Pulau Aie Pasir Jambak, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.Baca Juga: Libur Panjang Akhir Pekan, Hutama Karya Catat 105.228 Kendaraan Lintasi Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-Bangkinang

"Nelayan ini dengan tidak sengaja menemukan mayat seorang wanita terapung tanpa busana. Kemudian saksi menghubungi Bhabinkantibmas Kelurahan Padang Sarai Aipda Budi Santoso," katanya.

Mendapati laporan itu, Kapolsek Koto Tangah Afrino memerintahkan jajarannya untuk mendatangi lokasi penemuan mayat bersama Basarnas gabungan menggunakan perahu.

"Saat ke lokasi ternyata benar ada sosok mayat perempuan berada di tengah laut. Kemudian dievakuasi ke pinggir pantai yang telah ditunggu Kanit 3 SPKT Polresta Padang," jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, mayat itu dimasukkan ke dalam kantong mayat dan dibawa ke RS Bhayangkara guna penyelidikan lebih lanjut.Baca Juga: BMKG Minta Kosongkan Jalur Lahar Dingin Marapi karena Potensi Bencana Masih Ada

"Setelah di RS Bhayangkara, keluarga korban datang dan menyebutkan bahwa korban hilang saat bencana banjir bandang di Padangpanjang. Selanjutnya korban dibawa oleh pihak keluarga untuk disemayamkan," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, laporan BPBD Kota Padangpanjang ke BNPB pada Ahad (12/5), banjir bandang di Kota Padangpanjang mengakibatkan tiga orang hilang. Tim gabungan melakukan proses pencarian dan ditemukan satu orang. Sedangkan dua orang lagi masih dalam pencarian.(*)

 

Editor : RP Edwar Yaman
#kota padang #korban banjir bandang #Banjir Padangpanjang