PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gempa bumi dangkal Magnitudo (M) 3.7 di darat 4 Km Tenggara Bukittinggi, Sumatera Barat, yang terjadi sekitar pukul 10:46:32 WIB, Ahad (26/5/2024), terus mengguncang wilayah sekitar Gunung Marapi tersebut. Tercatat, gempa susulan terjadi pada pukul 14:42:22 WIB dengan kekuatan M3.3.
Gempa susulan dengan pusat yang sama pada titik gempa awal, berdasarkan data BMKG, dirasakan di wilayah Bukittingi dengan kedalaman 3 Km, dan diberikan peringatan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati. Karena menurut informasi di situs resmi BMKG, potensi gempa susulan masih akan terus terjadi.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Gempabumi Magnitudo 3.7 Berpusat di Darat 4 Km Tenggara Bukittingi
Sementara itu, perihal gempa awal pada Ahad pagi jelang siang, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang Suaidi Ahadi, dikutip dari Padek.jawapos.com (Riau Pos Group), menyampaikan bahwa epiisenter gempa ini terletak di darat. Lokasinya sekitar 4 km dari Bukittinggi, pada kedalaman 7 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Sianok," kata Suaidi.
Getaran gempa dirasakan di Padangpanjang, Bukittinggi dan Agam dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan seperti truk yang melintas).
Getaran juga dirasakan di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga pukul 11.25 WIB, BMKG mencatat 1 kali gempa susulan (aftershock)," kata Suaidi.
Kepada masyarakat, BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kemudian, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.
Baca Juga: Dramatis! Detik-Detik Truk Tangki Nyaris Tertimbun Longsor di Kelok Banto Sitinjau Lauik
Kepala BPBD Limapuluh Kota Rahmadinol mengatakan goyangan gempa tersebut dirasakan di Limapuluh Kota, tepatnya di kecamatan Lareh Sago Halaban.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra