Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sungai di Ngarai Sianok Tiba-Tiba Meluap, Warga Sekitar Diminta Waspadai Banjir Susulan

Redaksi • Senin, 3 Juni 2024 | 21:55 WIB

Sungai yang membelah Ngarai Sianok, Sumatera Barat tiba-tiba meluap, Senin (3/6/2024) sekitar pukul 14.45 WIB.
Sungai yang membelah Ngarai Sianok, Sumatera Barat tiba-tiba meluap, Senin (3/6/2024) sekitar pukul 14.45 WIB.
 

BUKITTINGGI (RIAUPOS.CO) — Banjir mendadak melanda Ngarai Sianok, Sumatera Barat. Sungai yang membelah kawasan wisata itu tiba-tiba meluap dan menghayutkan beberapa warung warga, Senin (3/6/2024) sekitar pukul 14.45 WIB. Padahal saat itu kondisi cuaca tidak sedang hujan. 

Bupati Agam Andri Warman pun langsung ke lokasi banjir di Nagari Sianok VI Suku, Kecamatan IV Koto, Senin (3/6).

Tindakan cepat ini dilakukan menyusul banjir yang melanda kawasan tersebut akibat curah hujan tinggi di hulu sungai, yang menyebabkan meluapnya air sungai Ngarai Sianok.Baca Juga: Raja Juli Antoni Ditunjuk Presiden Jokowi jadi Plt Wakil Kepala Otorita IKN

Bupati Agam menyatakan keprihatinannya atas bencana banjir di tempat wisata tersebut.

"Saat ini, Kabupaten Agam berada dalam status siaga bencana. Belum selesai penanganan banjir bandang dan lahar dingin Gunung Marapi beberapa waktu lalu, sekarang terjadi lagi banjir akibat meluapnya air sungai Ngarai Sianok," kata Andri Warman.

Ia mengimbau warga yang berada di sepanjang aliran sungai untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

"Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, lebih baik kita waspada terhadap kemungkinan banjir susulan," tambahnya.Baca Juga: Catat! Mulai 1 Juli Bikin SIM Harus Punya BPJS Kesehatan, Akan Diuji Coba di 7 Wilayah

Di samping itu, Camat IV Koto, Subchan, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi telah mengakibatkan kerusakan signifikan.

"Banjir ini mengakibatkan lima unit rumah warga dan tiga warung makan yang berada di pinggir sungai rusak dan hanyut," ujarnya.***

Editor : RP Edwar Yaman
#curah hujan tinggi #banjir #hulu sungai #ngarai sianok