Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jelang Arus Mudik Lebaran 2025, Belum Terkoneksi Utuh, Tol Trans Sumatera Bersiap Layani Pemudik

Redaksi • Selasa, 11 Maret 2025 | 09:20 WIB
Ruas Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar. Meski belum teerkoneksi utuh, Tol Trans Sumatera bersiap layani pemudik di Idul Fitri 2025.
Ruas Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar. Meski belum teerkoneksi utuh, Tol Trans Sumatera bersiap layani pemudik di Idul Fitri 2025.

 

RIAUPOS.CO - Mudik tak terpisahkan dengan perayaan Idul Fitri. Jalan tol menjadi favorit bagi pemudik saat pulang kampung merayakan Idul Fitri lewat jalur darat.

Di Pulau Jawa sudah ada Trans Jawa, di Pulau Sumatera, kondisi tol Trans Sumatera, tiap rute belum tersambung sepenuhnya.

Meskipun hampir setiap provinsi sudah ada jalan tol di Pulau Sumatera, hanya saja kondisinya belum tersambung satu sama lain.

Sejumlah ruas tol di Trans Sumatera sudah digunakan secara reguler. Pada Lebaran Idul Fitri tahun ini, ruas-ruas jalan tol Trans Sumatera pun bersiap melayani para pemudik.

Bagaimana persiapan ruas tol di Trans Sumatera yang belum terkoneksi ini dalam menghadapi arus mudik 2025?

Dilansir dari Jawapos.com, Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai, ada beberapa catatan untuk tol Trans Sumatera dalam melayani pemudik tahun ini.

Djoko menilai progres pembangunan Trans Sumatera dari tahun ke tahun sudah jauh lebih baik.

Pada arus mudik Lebaran 2025 bakal disediakan 140 unit mobile reader (ada penambahan 3 unit mobile reader) dan 32.208 pieces uang elektronik (penambahan 24.200 pieces uang elektronik) dan Ada 36 titik lokasi top up tunai dan 288 unit gardu operasi.

Tempat istirahat (rest area) juga sudah siap dan menjadi persinggahan pemudik jika lelah di jalan. Rest area yang disediakan yakni 27 lokasi. Bahkan ada 2 lokasi penambahan.

"Lokasi eksisting berada di ruas tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (9 lokasi), Palembang – Sp. Indralaya (2 lokasi), Sp. Indralaya – Prabumulih (2 lokasi), Pekanbaru – Dumai (4 lokasi), Pekanbaru – Bangkinang - Kotokampar (2 lokasi), Indrapura - Kisaran (4 lokasi), Binjai – Langsa (2 Lokasi), Bengkulu – Taba Penanjung (2 lokasi). Sedangkan, penambahan ada 4 lokasi, yaitu ruas tol Sigli – Banda Aceh (2 lokasi), dan Padang – Sicincin (2 lokasi)," terang Djoko.

Kemudian Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) juga nggak kalah penting. Untuk musim mudik Lebaran tahun ini, Tol Trans Sumatera mempersiapkan SPBU modular sebanyak 17 unit.

Lokasi eksisting sebanyak 3 unit, yang terdiri di ruas tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (1 unit), Pekanbaru – Dumai (2 unit). SPBU penambahan ada 14 unit, yaitu ruas tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (2 unit), Pekanbaru – Dumai (2 unit), Sigli – Banda Aceh (2 unit), Binjai – Langsa (2 unit), Pekanbaru – Bangkinang - Kotokampar (2 unit), Indralaya – Prabumulih (2 unit), dan Indrapura - Kisaran (2 unit).

"Sementara total SPBU Regular 6 unit, terdiri eksisting 5 unit di ruas tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (5 unit) dan penambahan (1 unit) di ruas tol yang sama," tambah Djoko.

Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik juga tidak perlu khawatir. Rest Area pun menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak 15 unit.

Adapun lokasinya berada di ruas tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (9 unit), Pekanbaru – Dumai (2 unit), Pekanbaru – Bangkinang - Kotokampar (2 unit), dan Indralaya – Prabumulih (2 unit).

Tersedia pula, layanan informasi 111 unit Variable Message Sign (VMS) dan 1.607 unit Closed-Circuit Television (CCTV). Plus, tersedia 378 unit armada siaga dengan 3.410 petugas.

Djoko menambahkan, pada musim mudik Lebaran 2025 ada program pemberian Stimulus Ramadhan 2025 dengan pemberlakuan potongan tarif 20 persen pada jarak terjauh antara 24 – 27 Maret 2025 dan 8 – 9 April 2025 pada 5 ruas.

Kelima ruas tol itu adalah Jalan Tol Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Asal Tujuan Bakauheni Selatan – Kayu Agung maupun arah sebaliknya); Jalan Tol Ruas Indralaya – Prabumulih (Asal Tujuan Palembang – Prabumulih maupun arah sebaliknya); Jalan Tol Ruas Pekanbaru – Dumai (Asal Tujuan Pekanbaru – Dumai maupun arah sebaliknya); Jalan Tol Ruas Indrapura – Kisaran (Asal Tujuan Tanjung Pura – Kisaran maupun arah sebaliknya); dan Jalan Tol Ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Asal Tujuan Tanjung Pura – Sinaksak maupun arah sebaliknya).

"Dengan makin bertambahnya ruas tol beroperasi di Pulau Sumatera akan semakin banyak pemudik menggunakan kendaraan pribadi. Terlebih Lebaran 2025 sudah beroperasi fungsional hingga Kota Jambi, yakni Jalan Tol Ruas Bayung Lencir - Tempino (33,6 km)," urai Djoko.

Untuk strategi menghadapi lonjakan kendaraan dan kemacetan lebaran 2025, telah tersedia lajur khusus untuk top up dan petugas top up asongan di Gerbang Tol.

Disediakan kartu uang elektronik sebanyak 32.208 pieces (penambahan sebanyak 24.200 pieces ) dan menyiagakan petugas gerbang tol untuk bantuan tapping, penggunaan mobile reader untuk mengurai antrian di gerbang tol dan pengaturan lalu lintas.

"Dengan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera memasuki wilayah Provinsi Jambi akan berpengaruh bagi pemudik yang akan pulang kampung menuju Jambi menggunakan kendaraan pribadi," ungkapnya yang baru-baru ini menelusuri Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari Bakauheni ke Palembang dan Prabumulih.

Sudah terhubung ke Kota Palembang dan Kota Prabumulih dari Bakauheni. Selain menambah minat pemudik ke Sumatera Selatan juga pemudik yang akan menuju Pulau Bangka (Provinsi Kepulauan Bangka Belitung) dengan menuju Pulau Bangka masih harus menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Api-api (Kab. Banyuasin) menggunakan kapal penyeberangan ke Muntok (Kab. Bangka Barat).

Seperti halnya di Jawa sudah terhubung Jalan Tol Trans Jawa ke banyak kota, muncul layanan Bus AKAP dengan variasi layanan.

Ada bus double decker dan sleeper bus juga di Tol Trans Sumatera. Jenis bus yang sama juga nantinya akan beroperasi di Jalan Tol Trans Sumatera.

Secara perlahan sudah makin bertambah layanan Bus AKAP Jawa – Sumatera maupun sebaliknya mengggunakan bus yang nyaman.

"Menggunakan jalan tol lebih terjamin keamanannya, selain waktu tempuh perjalanan lebih cepat memangkas 50 persen dari waktu perjalanan semula. Seperti diketahui publik yang sering menggunakan jalan lintas timur, terasa tidak aman di beberapa lokasi, baik di Provinsi Lampung maupun Prov. Sumatera Selatan," tutup Djoko.

Editor : M. Erizal
#arus mudik 2025 #tol trans sumatera #jalan tol