AGAM (RIAUPOS.CO) -- Sesaat masyarakat di 4 jorong di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, lupa dengan penderitaan mereka. Senyum sumringah merekah terlihat ketika alat berat yang dibawa tim Brimob dari Polda Riau dan Polda Sumbar, menembus jalan yang mengisolasi wilayah mereka.
Ribuan masyarakat berbondong-bondong ke lokasi longsor yang baru saja ditembus pada Rabu (3/12/2025) siang. Ada 1.500 lebih warga yang terisolir.
Mereka berasal dari 4 jorong diantaranya Jorong Gumarang I, Jorong Gumarang II, Jorong Silungkang dan Jorong Tantaman. Kesemuanya masuk kedalam Nagari Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Setelah jalan yang tertimbun longsor berhasil ditembus, tim gabungan Brimob Polda Riau dan Sumatera Barat langsung memberikan bantuan kepada masyarakat.
"Sebelumnya kami tidak tersentuh. Sudah hampir sepekan sejak kejadian. Listrik padam, air bersih tidak ada. Tidak ada makanan," ujar Vivi salah seorang warga di lokasi.
Tim membagikan beberapa kebutuhan untuk masyarakat. Tumpukan logistik diangkut menggunakan sepeda motor yang ditambahkan dua keranjang.
Ada susu untuk anak-anak dan balita, ada biskuit, ada popok bayi, ada mie instan, ada beras hingga susu kental manis. Jumlahnya cukup untuk seribuan warga.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto yang berada di lokasi mengatakan, ada 11 titik longsor di jalan yang menghubungkan kampung di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
"11 titik ini berhasil kami tembus dalam 2 hari menggunakan ekskavator," ungkap Kombes Anom.
Dikatakan dia, jalur tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Palembayan ke Nagari Silungkang, hingga ke Kota Bukittinggi. Di jalur ini terdapat beberapa desa yang pada saat bencana terjadi, warga tidak bisa beraktivitas.
"Sehingga warga kesulitan untuk mendapat akses bantuan. Alhamdulillah hari ini sudah tertembus beberapa jorong. Kami akan masih lanjut sampai semua titik benar-benar bisa dilewati," pungkasnya.
Editor : Rinaldi