Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perempuan asal Kuansing Tewas di Hotel Dharmasraya

Tim Redaksi • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:05 WIB
Kasatreskrim Polres Dharmasraya AKP Andri bersama Kapolsek Pulau Punjung Iptu M Isa mengawal tersangka dugaan pembunuhan usai olah tempat kejadian perkara di salah satu hotel di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin (13/7/2026). (Polres Dharmasraya untuk RPG)
Kasatreskrim Polres Dharmasraya AKP Andri bersama Kapolsek Pulau Punjung Iptu M Isa mengawal tersangka dugaan pembunuhan usai olah tempat kejadian perkara di salah satu hotel di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin (13/7/2026). (Polres Dharmasraya untuk RPG)

 

PADANG (RIAUPOS.CO) - Seorang perempuan berinisial ZA (26), warga Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (13/7) sekitar pukul 14.30 WIB.

Polisi menduga korban menjadi korban pembunuhan. Terduga pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres Dharmasraya usai kejadian. Terduga pelaku diketahui berinisial Fikri Rahmat (24), seorang operator yang merupakan warga Jorong Aur Duri, Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan.

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana melalui Kasatreskrim AKP Andri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan pelaku, serta memulai penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kasus tersebut.

Baca Juga: 48 Ribu Warga Kota Padang Masih Menganggur

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa berawal ketika pelaku terlibat cekcok dengan korban. Setelah terjadi pertengkaran, tersangka mengaku sakit hati hingga kemudian mencekik korban. Akibat tindakan tersebut, korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia,” ujar AKP Andri.

Korban diketahui bekerja sebagai pemandu lagu karaoke di salah satu kafe di Kabupaten Dharmasraya. Polisi masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku, termasuk penyebab pasti pertengkaran yang berujung pada dugaan tindak pidana tersebut.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Autopsi Korban

Baca Juga: Sampah Bernilai, Lingkungan Lestari, Masyarakat Mandiri

Sesaat setelah menerima laporan, personel Satreskrim Polres Dharmasraya bergerak menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani autopsi. 

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian sekaligus melengkapi alat bukti dalam proses penyidikan. “Begitu mendapatkan informasi tersebut, kami langsung menuju TKP dan melakukan olah TKP. Korban kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Kami akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” kata AKP Andri.

Selain memeriksa terduga pelaku, penyidik juga akan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut maupun aktivitas korban dan pelaku sebelum kejadian.

Baca Juga: Telkomsel Tanam 3.000 Pohon Mangrove untuk Lingkungan Berkelanjutan 

Motif Masih Didalami Penyidik

Hingga Senin (13/7) malam, Satreskrim Polres Dharmasraya masih mendalami motif dugaan pembunuhan tersebut. Polisi belum menyimpulkan latar belakang pasti yang memicu aksi kekerasan itu.

Penyidik juga akan menelusuri rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia, termasuk mencocokkan keterangan saksi, hasil pemeriksaan pelaku, serta temuan di lokasi kejadian.

Polres Dharmasraya mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai motif perkara. Kepolisian memastikan proses penyidikan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku hingga kasus tersebut tuntas.(rpg)

 

Editor : Arif Oktafian
kuantan singingi pembunuhan dharmasraya