PADANG (RIAUPOS.CO) - Jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi kembali lumpuh total setelah tanah longsor menutup badan jalan di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanahdatar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (30/7) malam.
Bencana longsor material batu dan tanah menutup badan jalan di Kilometer (KM) 66.300 kawasan Lembah Anai, sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padangpanjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan peristiwa tersebut.
Laporan kejadian diterimanya sekitar pukul 20.16 WIB. “Iya benar, telah terjadi tanah longsor di Jalan Raya Padang–Bukittinggi, kawasan Lembah Anai tepatnya di KM 66.300. Untuk saat ini, arus lalu lintas tidak bisa dilewati roda dua maupun roda empat,” kata AKP Pifzen Finot saat dikonfirmasi, kemarin malam.
Baca Juga: Jalur Lembah Anai Dibuka untuk Semua Kendaraan
Ia mengatakan petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan darurat di lokasi kejadian. Menurutnya, material longsor menutupi bahu jalan dan badan jalan sehingga akses lalu lintas harus ditutup sementara demi menghindari potensi bahaya bagi pengguna jalan.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di kawasan terdampak dan memilih rute alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi longsor.
Selain itu, pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan bencana, mengingat potensi longsor susulan masih dapat terjadi.
Baca Juga: Rumah di Permukiman Mewah Meledak, Tiga Tewas
“Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” ujar AKP Pifzen Finot.
Hingga berita ini diturunkan pukul 00.00 WIB, arus kendaraan dari arah Padang maupun Bukittinggi masih tertahan karena jalur di kawasan Lembah Anai belum dapat dilalui. Pengguna jalan diimbau mengikuti arahan petugas Satlantas Polres Padangpanjang di lapangan dan memantau informasi terbaru sebelum melanjutkan perjalanan.(rpg)
Editor : Arif Oktafian