Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Distribusi BBM di Pulau Bengkalis Kembali Normal

A
Penulis: Abu Kasim❯
Setelah sempat meresahkan masyarakat selama dua pekan terakhir, akhirnya distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Pulau Bengkalis berangsur normal, Jumat (10/4/2026). (Abu Kasim/Riaupos.co)
Setelah sempat meresahkan masyarakat selama dua pekan terakhir, akhirnya distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Pulau Bengkalis berangsur normal, Jumat (10/4/2026). (Abu Kasim/Riaupos.co)

Advertisement

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Setelah sempat meresahkan masyarakat selama dua pekan terakhir, akhirnya distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Pulau Bengkalis berangsur normal, Jumat (10/4/2026).

Dari pantau di lapangan, tidak ada lagi antrean panjang warga di sejumlah SPBU dan juga penjualan eceran seperti yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Sejumlah titik yang sebelumnya dipadati kendaraan, seperti SPBU Kompak Ujang di Jalan Bantan dan SPBU Nurwati di Jalan Lembaga, kini tampak lengang. Aktivitas pengisian BBM juga berjalan tertib tanpa penumpukan kendaraan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Zulpan, menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan hasil dari arahan pimpinan daerah serta gerak cepat di lapangan.

“Alhamdulillah sesuai arahan Ibu Bupati Bengkalis dan langkah cepat yang dilakukan, saat ini kondisi BBM di masyarakat sudah berjalan normal dan tidak ada lagi antrean panjang di SPBU,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Advertisement

Ia menjelaskan, selain distribusi yang kembali lancar, pihak SPBU juga melakukan penyesuaian pelayanan dengan menambah jam operasional. Jika sebelumnya pelayanan hanya berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, kini diperpanjang hingga pukul 21.00 bahkan 22.00 WIB.

“Tidak ada lagi penumpukan. Pelayanan juga ditingkatkan dengan penambahan jam operasional. Sementara untuk DO BBM setiap hari masuk dan distribusi ke masyarakat dalam kondisi aman,” jelasnya.

Zulpan juga mengimbau, masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang dapat memicu kembali kelangkaan. 

“Kami berharap masyarakat tidak panik buying atau terpengaruh isu-isu yang belum tentu benar,” harapnya.

Ia turut mengajak, seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan serta masukan demi menjaga stabilitas distribusi BBM di daerah tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Pembatasan BBM Jenis Pertalite Tak Pengaruhi Antrean SPBU di Pulau Bengkalis

Pembatasan BBM Jenis Pertalite Tak Pengaruhi Antrean SPBU di Pulau Bengkalis

Dua bulan terakhir masyarakat resah dengan berbagai kondisi sulitnya mendapatkan BBM di Bengkalis, isu terbaru, pembatasan Pertalite

Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan BPH Migas Awasi Distribusi BBM

Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan BPH Migas Awasi Distribusi BBM

Untuk mengawasi distribusi BBM, Pemprov Riau menjalin kerja sama dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta.

Pertamina Berjanji Evaluasi Distribusi BBM

Pertamina Berjanji Evaluasi Distribusi BBM

Pertamina evaluasi distribusi BBM usai antrean panjang di SPBU Pekanbaru dipicu panic buying, lonjakan konsumsi dan hoaks harga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer