Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi III Dalami Pengembangan Kawasan Berikat  

A
Penulis: Abu Kasim❯
Komisi III DPRD Bengkalis melakukan diskusi bersama Dirjen DJBC Wilayah Riau terkait pengembangan Kawasan Berikat (KB) dan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Kantor DJBC Riau, akhir pekan lalu. (dprd bengkalis)
Komisi III DPRD Bengkalis melakukan diskusi bersama Dirjen DJBC Wilayah Riau terkait pengembangan Kawasan Berikat (KB) dan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Kantor DJBC Riau, akhir pekan lalu. (dprd bengkalis)

Advertisement

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Guna mendorong kawasan industri untuk pengembangan dan peningkatan ekonomi di Kabupaten Bengkalis, Komisi III DPRD Bengkalis mendatangi Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Wilayah Riau di Pekanbaru.

Kedatangan anggota DPRD Bengkalis ini untuk memperoleh masukan, informasi, serta penjelasan terkait pengembangan Kawasan Berikat (KB) dan Pusat Logistik Berikat (PLB).

Advertisement

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III Sanusi disambut Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau Dwijo Muryono, beserta jajaran di ruang pertemuan Media Center. Turut hadir secara daring melalui zoom meeting, Kepala KPPBC TMP C Bengkalis Novryansyah.

Ketua Komisi III Sanusi menyampaikan,  kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DPRD, khususnya Komisi III yang membidangi keuangan, dalam menggali peluang dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di daerah.

Advertisement

“Pengembangan KB-PLB dapat menjadi salah satu alternatif untuk menarik investasi, baik dari perusahaan lokal maupun investor asing. Meski tidak memberikan dampak langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan aktivitas usaha di kawasan tersebut,” jelas Sanusi, Ahad (3/5).

Ia berharap, langkah ini dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan ekonomi daerah, dengan tetap melibatkan pihak-pihak terkait agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Dwijo Muryono juga menyampaikan, apresiasi atas inisiatif DPRD Bengkalis yang dinilai proaktif dalam menggali potensi pengembangan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan,  DJBC memiliki fungsi pelayanan dan fasilitasi, termasuk dalam pemberian perizinan serta fasilitas kepabeanan dan cukai kepada pelaku ekspor dan impor. Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi saat ini, diperlukan sinergi antar pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan sektor perekonomian.

“Biasanya inisiatif seperti ini datang dari pihak swasta atau pelaku usaha. Namun kami sangat mengapresiasi DPRD Bengkalis yang turut aktif mencari peluang pengembangan kawasan ekonomi,” ungkapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Komisi III DPRD Bengkalis Bahas Pengelolaan PI 10 Persen

Komisi III DPRD Bengkalis Bahas Pengelolaan PI 10 Persen

Komisi III DPRD Bengkalis membahas pengelolaan PI 10 persen bersama PT Riau Petroleum Rokan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.

Dorong Investasi, Komisi III DPRD Bengkalis Dalami Pengembangan Kawasan Berikat 

Dorong Investasi, Komisi III DPRD Bengkalis Dalami Pengembangan Kawasan Berikat 

Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis dalami peluang pengembangan kawasan Berikat. Hal ini dimaksud untuk mendorong pertumbuhan investasi

Terkait Perkara Suap Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Rp 30 Miliar ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi 

Terkait Perkara Suap Bea Cukai, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Rp 30 Miliar ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalami dugaan penerimaan uang Rp 30 miliar kepada pegawai DJBC Kemenkeu, Ahmad Dedi alias Dedi Congor

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer