
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Diduga akibat adanya kendala teknis masalah keuangan, tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, untuk sementara tak beroperasi.
Kondisi itu membuat penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat di sejumlah sekolah di Kecamatan Bengkalis terhenti.
Ketiga SPPG tersebut yakni SPPG Pedekik, SPPG Kelapapati, dan SPPG Bengkalis Kota 1. Sedangkan SPPG yang lain masih berjalan normal dan tetap menyalurkan MBG ke sekolah tujuan.
Sedangkan dampak penghentian operasional tersebut, mulai dirasakan sejumlah sekolah sebagai penerima manfaat di Kecamatan Bengkalis. Salah satunya SD Negeri 11 Bengkalis.
Roma, salah seorang wali kelas SD Negeri 11 Bengkalis, mengatakan para siswa mulai Senin (kemaren) tidak lagi menerima makanan bergizi gratis. Karena pihak SPPG-nya mengalami kendala teknis.
"Ya, informasi yang kami peroleh adanya penghentian sementara penyaluran tersebut, juga telah kami sampaikan kepada orang tua murid melalui grup komunikasi kelas pada Minggu 1 November 2026,” ujarnya.
Terhadap persoalan itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Bengkalis, Gindo Mandalasa membenarkan adanya tiga SPPG yang terhenti sementara akibat mengalami kendala teknis. Ketiga SPPG tersebut adalah SPPG Pedekik, yang telah berhenti beroperasi sejak 26 Oktober 2026 lalu, akibat belum dapat melakukan pencairan anggaran.
"Ini karena kendala teknis pada akses rekening operasional. Permasalahan tersebut telah dilaporkan dan kita mengharapkan dalam waktu dekat dapur dapat kembali beroperasi untuk melayani penerima manfaat," jelasnya, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, untuk SPPG Kelapapati dan SPPG Bengkalis Kota 1, mulai tidak beroperasi pada, Senin (2/11/2026). Penghentian sementara tersebut disebabkan adanya penertiban administrasi yang harus dilengkapi oleh masing-masing SPPG.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




