
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Menjelang akhir 2026, pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Bengkalis menunjukkan progres menggembirakan. Dari total 155 Kopdes yang ada, sebanyak 90 gedung saat ini sedang dalam proses pembangunan oleh pemerintah pusat. Sedangkan 52 gedung telah rampung dikerjakan 100 persen.
"Pemerintah pusat sebelumnya meminta kami melakukan verifikasi dan validasi lapangan terhadap gedung Kopdes Merah Putih yang telah selesai dibangun. Dari 52 gedung yang rampung, sebanyak 35 jadi sasaran verifikasi lapangan tahap awal. Proses pemeriksaan terhadap seluruh gedung itu juga telah dilaksanakan," jelas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bengkalis, Basuki Rahmad, Kamis (5/11).
Ia menyebutkan, meski secara fisik pembangunan 35 gedung tersebut telah selesai, namun seluruhnya belum dapat difungsikan untuk kegiatan operasional koperasi. Hal itu disebabkan sarana dan prasarana pendukung masih dalam tahap pengadaan dan penyiapan.
Baca Juga: Bupati Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen
"Tapi belum siap melakukan operasional. Karena sarana prasarana pendukungnya belum ada. Baru mulai dilakukan perlengkapan sarana prasarananya. Kemarin kita lihat perlengkapannya baru mulai masuk," jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Agrinas disebut telah menyiapkan tenaga manajer yang nantinya akan ditempatkan untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih di Kabupaten Bengkalis.
Basuki menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat sebanyak 62 orang manajer yang telah disiapkan untuk wilayah Kabupaten Bengkalis. Sebagian besar tenaga manajer tersebut merupakan putra daerah yang telah mulai ditugaskan oleh Agrinas.
Namun, karena belum ada gedung Kopdes Merah Putih yang siap beroperasi, para manajer tersebut untuk sementara diarahkan membantu proses persiapan, termasuk melengkapi kebutuhan koperasi sebelum mulai menjalankan aktivitas usaha.
"Mereka sebagian besar putra daerah. Mereka sudah ada turun kemarin, ditugaskan oleh Agrinas. Namun, karena Kopdes Merah Putih belum ada yang operasional, mereka sementara ditugaskan membantu menyiapkan KDKMP tersebut sampai siap beroperasi," jelas Basuki.
Dengan demikian kata Basuki, penyelesaian pembangunan fisik gedung menjadi salah satu tahapan awal dalam merealisasikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Selanjutnya, pemenuhan sarana dan prasarana serta kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting agar koperasi tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




