Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Tepis Isu Thomas Bakal Intervensi BI

R
Penulis: Redaksi❯

PURBAYA YUDHI SADEWA
PURBAYA YUDHI SADEWA


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan bahwa terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan membuka ruang intervensi pemerintah terhadap kebijakan moneter. Ia menegaskan, batas antara kebijakan fiskal dan moneter tetap jelas dan tidak bisa dicampuradukkan.

Menurut Purbaya, latar belakang fiskal yang dimiliki Thomas tidak serta-merta membuat BI berada di bawah kendali pemerintah. Ia menjamin independensi bank sentral tetap terjaga sesuai amanat undang-undang.

“Jadi, bukan berarti kita akan, orang bilang, fiskal menguasai moneter. Enggak, kan beda,” tegas Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/1).

Ia menekankan, setelah resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas sepenuhnya berada dalam struktur dan kewenangan Bank Indonesia. Dengan demikian, tidak ada ruang bagi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk ikut campur dalam pengambilan kebijakan moneter.

“Setelah di sana (BI), ya dia di sana. Saya nggak bisa ngendaliin dia,” ujarnya.

Meski demikian, Purbaya menilai pengalaman dan perspektif Thomas justru dapat memperkaya diskusi di internal BI. Menurutnya, pemahaman lintas sektor akan menjadi nilai tambah dalam merumuskan kebijakan moneter yang lebih komprehensif.


Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kurang dari 2 Tahun, Prabowo Sudah Dua Kali Ganti Menkeu, Samai Era Gus Dur Punya 3 Bendahara Negara

Kurang dari 2 Tahun, Prabowo Sudah Dua Kali Ganti Menkeu, Samai Era Gus Dur Punya 3 Bendahara Negara

Kurang dari dua tahun, Presiden Prabowo Subianto sudah dua kali mengganti Menkeu, menyamai era Gus Dur yang punya 3 bendahara negara.

Menkeu Minta Subsidi BBM Diperketat

Menkeu Minta Subsidi BBM Diperketat

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa minta subsidi BBM dan LPG diperketat agar penyaluran tepat sasaran dan konsumsi terkendali.

Siapkan Insentif EV, PPN DTP 40-100 Persen

Siapkan Insentif EV, PPN DTP 40-100 Persen

Pemerintah siapkan PPN DTP 40–100 persen untuk EV, subsidi lebih besar untuk baterai nikel, dorong hilirisasi nikel & hemat BBM.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer