Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dana SAL Rp80 Triliun Sudah Masuk BNI

R
Penulis: Redaksi❯

PUTRAMA WAHYU SETYAWAN
PUTRAMA WAHYU SETYAWAN


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) atau BBNI mengungkapkan  pemerintah telah menarik kembali dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp23 triliun, dari dana SAL total senilai Rp80 triliun yang telah ditempatkan di BNI.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menjelaskan, perseroan telah menerima aliran dana SAL dari pemerintah dalam dua tahap, yaitu tahap pertama senilai Rp55 triliun dan tahap kedua senilai Rp25 triliun.

“Mengenai dana SAL, dana SAL di BNI disalurkan ada dua tahap. Yang pertama ditempatkan Rp55 triliun oleh Menteri Keuangan, kemudian di Desember (2025) ditambahkan lagi Rp25 triliun. Jadi, total ada Rp80 triliun,” ujar Putrama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (26/1).

Pada 15 Desember 2025, ia menjelaskan bahwa sebagian dana SAL yaitu senilai Rp23 triliun telah ditarik kembali oleh pemerintah dan kembali ditempatkan ke Bank Indonesia (BI). “Kemudian yang tahap kedua Rp25 triliun, telah ditarik oleh pemerintah pada 15 Desember 2025 sebesar Rp23 triliun dan sudah kembali ke  BI,” ujar Putrama.

Meskipun terdapat penarikan dana, dia memastikan bahwa perseroan masih menunjukkan performa intermediasi yang impresif selama tahun lalu. Dari basis penempatan dana tahap pertama senilai Rp55 triliun, perseroan berhasil melakukan leverage sehingga total kredit yang disalurkan ke sektor produktif jauh melampaui angka tersebut.

“Kemudian, kami telah menyalurkan Rp88 triliun dari Rp55 triliun dari dana SAL yang ditempatkan oleh pemerintah di BI,” ujar Putrama.


Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

BNI Naikkan Target Pertumbuhan Kredit  

BNI Naikkan Target Pertumbuhan Kredit  

BNI menaikkan target pertumbuhan kredit 2026 menjadi 10–13 persen dari sebelumnya 8–10 persen.

Andrea Bocelli Konser di Indonesia, BNI Hadirkan Penawaran Khusus untuk Nasabah 

Andrea Bocelli Konser di Indonesia, BNI Hadirkan Penawaran Khusus untuk Nasabah 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk buka exclusive presale tiket Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour” lewat tiket.com

BNI Hadirkan Semangat Pengabdian lewat Wondrful Gathering 80th 

BNI Hadirkan Semangat Pengabdian lewat Wondrful Gathering 80th 

BNI rayakan HUT ke-80 lewat Wondrful Gathering 80th, memperkuat pengabdian, kolaborasi usaha, dan layanan keuangan digital.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer