Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

B50 Pangkas Ketergantungan Impor BBM

T
Penulis: Tim Redaksi❯
YULIOT TANJUNG. (JPG)
YULIOT TANJUNG. (JPG)

Advertisement

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -  Pemerintah membidik program pencampuran solar dengan bahan bakar nabati atau B50 untuk memangkas ketergantungan terhadap impor BBM. Program tersebut diproyeksikan mampu mensubstitusi impor solar hingga 310 ribu barel per hari.

Target itu disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung saat menghadiri G20 Energy Abundance Ministerial Meeting di Houston, Texas, Amerika Serikat, 14-16 September 2026.

Advertisement

B50 merupakan penggunaan solar yang dicampur dengan bahan bakar nabati hingga 50 persen. Pemerintah menempatkan program tersebut sebagai salah satu strategi memperkuat ketahanan energi sekaligus mengoptimalkan sumber daya energi domestik.

Dengan substitusi impor hingga 310 ribu barel per hari, pemerintah memperkirakan B50 dapat menghasilkan penghematan hampir 10 miliar dolar AS per tahun. “Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menjalankan program B50,” ucapnya di Jakarta, Kamis (17/9).

Advertisement

Konsumsi Tembus 1,6 Juta Barel

Pengembangan B50 dilakukan ketika kebutuhan BBM nasional masih jauh di atas produksi minyak domestik. Berdasarkan rilis Kementerian ESDM, konsumsi BBM Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sedangkan produksi dalam negeri baru sekitar 600 ribu barel per hari.

Kesenjangan tersebut membuat pemerintah harus mencari sumber pasokan sekaligus strategi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. 

“B50 menjadi salah satu instrumen yang disiapkan dari sisi konsumsi, sementara dari sisi produksi pemerintah menargetkan produksi minyak nasional meningkat hingga 1 juta barel per hari,” paparnya.

Untuk mengejar target produksi tersebut, pemerintah membuka peluang investasi pada 118 wilayah kerja migas dengan menawarkan skema fiskal bagi investor.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

PTPN IV PalmCo menyerap 1,73 juta ton TBS petani dan mendukung program B50 serta ketahanan pangan nasional melalui sawit rakyat.

BBM Baru B50, Lompatan dengan Banyak Catatan

BBM Baru B50, Lompatan dengan Banyak Catatan

B50 resmi 1 Juli: kurangi impor solar, tapi berisiko boros, tekan pasokan sawit, dan picu deforestasi bila tak diawasi.

Program Biodiesel B50 Diterapkan Mulai 1 Juli 2026

Program Biodiesel B50 Diterapkan Mulai 1 Juli 2026

B50 biodiesel diterapkan 1 Juli 2026 di Indonesia, campuran solar dan sawit 50:50 untuk energi berkelanjutan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer