JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Epson telah memperkenalkan berbagai produk baru yang secara resmi telah tersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Beragam produk ini meliputi scanner, printer dan tinta.
Ini sejalan dengan inisiasi yang digagas oleh pemerintah terkait TKDN yang ditegaskan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui peraturan terbarunya No. 12 tahun 2021 bahwa TKDN menjadi upaya standarisasi yang bertujuan untuk memperkuat struktur industri dalam negeri.
Melalui rilis Epson Indonesia yang diterima Riaupos.co, ketergantungan terhadap produk impor dapat terus berkurang secara bertahap. Kemenperin RI menetapkan nilai TKDN rata-rata mencapai sebesar 46,3 persen pada tahun 2020 dan diharapkan dapat meningkat menjadi 50 persen pada tahun 2024.
"Sebagai merek global yang beroperasi di Indonesia, Epson Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan produk berkualitas dengan kandungan lokal yang tinggi yang memenuhi persyaratan standar TKDN,".
Hal ini juga sejalan dengan tujuan Epson untuk berkontribusi kepada negara tempat kami beroperasi, melalui dukungan terhadap industri lokal dengan inovasi teknologi Epson, dan dalam prosesnya, memberdayakan masyarakat dan komunitas lokal.
Untuk memenuhi standar nilai TKDN, Epson Indonesia telah menciptakan produk dengan persentase komponen dalam negeri yang tinggi, termasuk bahan material yang berasal dari Indonesia, tenaga kerja yang terdiri dari warga negara Indonesia, dan bahan yang dimiliki dan berasal dari Indonesia.
Selain produk, ada faktor lain untuk memenuhi persyaratan sertifikasi seperti bobot manfaat perusahaan (BMP) yang mencakup faktor atau kegiatan yang dilakukan oleh Epson sehubungan dengan kontribusi kepada masyarakat Indonesia.
Dalam hal ini Epson terbukti telah memenuhi semua persyaratannya dengan melakukan beberapa kegiatan CSR seperti pelepasan penyu dan tukik di Banyuwangi oleh Epson Indonesia, penghijauan hutan di Kalimantan oleh Indonesia Epson Industry dan Transplantasi Terumbu Karang oleh Epson Batam yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, serta berkontribusi pada usaha kecil & menengah dan jaringan purna jual.
Laporan: Eka G Putra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Editor : Edwir Sulaiman