
RIAUPOS.CO - Jika tidak disimpan dengan benar, sejumlah jenis sayuran mudah layu sehingga kualitasnya menurun saat dimasak, bahkan bisa lebih cepat membusuk.
Cuaca panas ekstrem juga dapat mempercepat sayuran cepat kering dan layu. Dalam situasi ekonomi saat ini, kenaikan harga bahan makanan, hasil panen yang tidak menentu, sampai musim kemarau panjang, menjaga kesegaran sayuran menjadi salah satu cara untuk menghemat pengeluaran.
Dengan teknik penyimpanan yang tepat, bahan makan dapat dimanfaatkan lebih optimal tanpa membuang uang secara percuma.
Baca Juga: Sehari Truk CPO Terpuruk di Jalan Sontang-Duri, Dua Alat Berat Dikerahkan, Lalu Lintas Terhambat
Dilansir informasi dari laman bbppkupang dan aquaelektronik berikut solusi menyimpan sayuran tanpa lemari es agar lebih awet dan tahan sampai seminggu.
1. Pisahkan buah dan sayur
Sebaiknya sayur dan buah dipisahkan untuk mencegah proses pembusukan. Ada beberapa buah di dalamnya terdapat kandungan zat etilen yang bisa mempercepat pembusukan bagi sayur dan buah di sekitarnya.
Selain itu, pisahkan daun yang sudah menguning dari bagian sayuran yang masih segar. Seperti pada kangkung dan bayam. Daun warna kuning pada sayur dapat mempercepat proses pembusukan pada bagian lainnya.
2. Simpan di tempat sejuk
Wortel, kentang, dan bawang sebaiknya disimpan pada tempat yang sejuk. Sinar matahari langsung pada sayuran dapat mempercepat proses pembusukan. Paparan panas dapat mempercepat penurunan kualitas sayur.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




