Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Setang Motor Nggak Stabil, Ternyata Masalahnya karena Ini, Simak

Redaksi • Selasa, 16 Juli 2024 | 12:05 WIB
Ilustrasi: Velg peyang bisa bikin motor jadi nggak stabil.
Ilustrasi: Velg peyang bisa bikin motor jadi nggak stabil.


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sepeda motor menjadi sarana transportasi favorit masyarakat di perkotaan. Alasannya satu: praktis. Karena kepraktisannya, sepeda motor ini banyak dipilih untuk teman wara-wiri sehari-hari mulai dari bekerja, sekolah, kuliah dan berkegiatan lainnya.

Namun seiring pemakaian, akan muncul masalah-masalah dan gangguan pada sepeda motor ini. Salah satunya adalah setang motor yang menjambak ke satu arah, ke kanan atau ke kiri, nggak stabil.

Sangat berisiko ketika memaksakan mengendarai stang motor yang sudah tidak stabil dan terasa goyang karena dapat membahayakan keselamatan pengendaranya. Alasan penyebab dari stang goyang pun sangat beragam, salah satunya kendaraan tersebut pernah jatuh atau sering melibas jalan berlubang.

Baca Juga: Penghargaan DKK Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting dan Wujudkan KB

Namun untuk memastikan penyebabnya kita harus mengeceknya satu persatu karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi motor bisa seperti itu. Dilansir dari Honda Cengkareng, setang motor yang nggak stabil, cenderung ngejambak ke satu arah, bisa karena enam masalah, berikut selengkapnya.

1. Ban Bermasalah

Untuk yang paling mudah coba periksa kondisi ban motor apakah sisi-sisi permukaan ban rata atau tidak, lalu periksa tekanan angin apakah sesuai dengan ukuran. Yang terakhir adalah memeriksa tambalan ban karena tambalan ban yang kurang baik dapat menimbulkan benjolan.

Segera ganti apabila menemukan ban yang sudah menimbulkan benjolan karena dapat membahayakan pada saat dikendarai. Ban yang bermasalah ini bisa menyebabkan setang motor jadi nggak stabil.

Baca Juga: PLN Operasikan Transmisi Baru 150 kV untuk Smelter Ceria Group di Kolaka, Terus Dukung Hilirisasi Industri

2. Velg Peyang

Selanjutnya, periksa velg atau roda apakah ada bagian yang bengkok dan retak atau peyang. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara menggunakan standar dua, kemudian putar ban dan lihat gerakan roda.

Jika ada bagian yang goyang berarti pelek ada yang bengkok atau peyang. Dan untuk yang retak lebih baik segerakan ganti dengan velg yang baru.

3. Bearing Roda Minta Ganti

Bearing roda terdapat ditengah roda dan berhubungan langsung dengan roda. Periksa bearing roda apakah ada bantalan peluru yang pecah. Bila rusak atau oblak harus segera diganti.

Baca Juga: Dimaafkan Korban, Tersangka Pencurian Bebas, Kejagung Terima Pengajuan RJ Kejari

Untuk memeriksanya caranya adalah dengan menggoyang roda kekiri dan kekanan. Apabila terasa oblak berarti bearing roda memang harus diganti.

4. Komstir Rusak

Komstir terdapat di sumbu antara segitiga garpu depan dan rangka motor. Komstir ini berfungsi memegang peranan dalam pengendalian. Usia pemakaian yang sudah lama akan berakibat komstir terasa oblak, susah digerakkan, terasa kasar dan belok kurang.

Kerusakan komstir ini biasanya adalah mangkuk-mangkuk dan bola-bola besi yang telah aus. Sebaiknya diganti dan usahakan membeli sparepart yang baru karena ini sangat penting dan bisa bertahan lama.

Baca Juga: PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek

5. Shockbreaker Bocor atau Bengkok

Fungsi penting shockbreaker diantaranya adalah menyerap kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata atau bergelombang untuk membuat berkendara semakin nyaman dan nikmat. Shockbreaker juga berfungsi untuk meningkatkan daya cengkram roda terhadap jalan.

Tabrakan dan bekas jatuh biasanya menghampiri rusaknya shockbreaker ini sehingga posisi shock tidak presisi atau lurus. Penyebab lainnya yaitu akibat tidak solid atau rapat-nya karet bantal shockbreaker sehingga mengalami kebocoran dan menyebabkan ketinggian dan tekanan shock sebelah kiri dan kanan berbeda.

Baca Juga: Hari Ini, Pleno Hasil PSU Tingkat Kabupaten
6. Segitiga Bengkok

Terakhir, leriksa segitiga dudukan stang motor yang menghubungkan antara stang dengan shockbreaker. Biasanya sering terjadi ketidaksejajaran antara garpu kiri dan kanan.

Untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan cara meluruskan pada tempat yang rata atau datar dengan mengukur menggunakan fuller. Apabila ditemukan ketidaksejajaran sebaiknya bawa segitiga tersebut ke tukang press untuk diperbaiki.

Sumber: JawaPos.com

Editor : M. Erizal
#ban motor #bearing roda #Komstir #velg #motor