Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Operasi Patuh, Satlantas Meranti Tegur 135 Pelanggar 

W
Penulis: Wira Saputra❯
BERIKAN TEGURAN: Personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti memberikan teguran kepada pengendara saat pelaksanaan operasi patuh Lancang Kuning 2026 di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, baru-baru ini. (WIRA SAPUTRA/RIAU POS)
BERIKAN TEGURAN: Personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti memberikan teguran kepada pengendara saat pelaksanaan operasi patuh Lancang Kuning 2026 di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, baru-baru ini. (WIRA SAPUTRA/RIAU POS)

Advertisement

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 135 pelanggar lalu lintas mendapat teguran dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti selama tiga hari pelaksanaan operasi patuh Lancang Kuning 2026, pada 26-28 Oktober.

Dalam rentang waktu tersebut, polisi mengedepankan teguran dan edukasi kepada pengendara. Tidak ada penindakan melalui tilang manual maupun Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita SIK melalui Kasat Lantas AKP Sardianto SE mengatakan, pendekatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan.

Advertisement

‘’Selama pelaksanaan kegiatan, kami mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar semakin disiplin serta memahami pentingnya keselamatan saat berkendara,’’ ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/10).

Selain memberikan teguran, personel Satlantas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Patroli preventif serta kegiatan ‘’strong point’’ pada pagi hari turut dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta keselamatan di jalan raya.

Advertisement

Petugas juga mengingatkan pengendara agar menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta memastikan kelengkapan kendaraan dan surat-suratnya.

Menurut Sardianto, teguran menjadi salah satu langkah untuk membangun budaya tertib berlalu lintas tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Pengendara diharapkan tidak hanya mematuhi aturan ketika ada petugas, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan.(wir)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Tanpa Tilang, Satlantas Meranti Tegur 135 Pelanggar dalam Tiga Hari Operasi Patuh

Tanpa Tilang, Satlantas Meranti Tegur 135 Pelanggar dalam Tiga Hari Operasi Patuh

Satlantas Polres Meranti menegur 135 pelanggar dalam tiga hari Operasi Patuh. Polisi hanya memberikan edukasi kepada pengendara tanpa tilang

Polres Kampar Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Sasar 10 Pelanggaran

Polres Kampar Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Sasar 10 Pelanggaran

Polres Kampar gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November, menyasar 10 jenis pelanggaran

Besok, Satlantas Polresta Pekanbaru Mulai Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Ini 10 Sasaran Utama Penindakan 

Besok, Satlantas Polresta Pekanbaru Mulai Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Ini 10 Sasaran Utama Penindakan 

Satlantas Polresta Pekanbaru mulai  melaksanakan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, di mana akan ada 10 sasaran utama penindakan. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer