Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Inhil Siapkan Tim Tanggap Insiden Siber

T
Penulis: Tim Redaksi❯
PIMPIN RAPAT: Sekretaris Diskominfopers Inhil, Murni, memimpin rapat persiapan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber guna memperkuat keamanan sistem elektronik dan mengantisipasi ancaman siber di lingkungan Pemkab Inhil, Rabu (28/10/2026). (DISKOMINFO INHIL untuk Riau Pos)
PIMPIN RAPAT: Sekretaris Diskominfopers Inhil, Murni, memimpin rapat persiapan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber guna memperkuat keamanan sistem elektronik dan mengantisipasi ancaman siber di lingkungan Pemkab Inhil, Rabu (28/10/2026). (DISKOMINFO INHIL untuk Riau Pos)

Advertisement

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Ancaman serangan siber menjadi tantangan bagi penyelenggaraan pemerintahan yang semakin bergantung pada sistem elektronik. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfopers) mulai mempersiapkan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS).

Ancaman siber yang dihadapi dapat berupa serangan terhadap situs web, penyalahgunaan akun, penyebaran malware, kebocoran data, hingga gangguan terhadap sistem pelayanan publik. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut berpotensi menghambat pelayanan dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sebagai langkah awal, Diskominfopers menggelar rapat pembentukan tim pada Rabu (28/10) kemarin. Rapat dipimpin Sekretaris Diskominfopers, Murni, yang mewakili kepala dinas, serta dihadiri pejabat terkait dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Murni mengatakan, pembentukan tim tersebut diharapkan dapat membangun kesepahaman sekaligus memperkuat koordinasi antar-OPD dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan siber.

Menurutnya, gangguan terhadap keamanan sistem elektronik tidak hanya berdampak pada pengelolaan data, tetapi juga dapat memengaruhi kelancaran pelayanan publik.

Advertisement

‘’Karena gangguan keamanan siber berdampak pada sistem pelayanan publik dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,’’ ungkap Murni.

Ia menegaskan, penanganan ancaman siber membutuhkan sinergi lintas sektor. Karena itu, keberadaan tim diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam melindungi sistem elektronik.

‘’Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama. Memang ini bukan pekerjaan sehari dan membutuhkan proses. Namun, dengan adanya tim dan koordinasi yang baik, in sya Allah kita jadi lebih siap dalam menghadapi ancaman,’’ imbuhnya.

Murni menambahkan, kecepatan pelaporan, ketepatan koordinasi, serta kesiapan dalam penanganan insiden menjadi aspek penting dalam menjaga keamanan sistem elektronik Pemkab Inhil. Dengan koordinasi yang terarah, potensi gangguan diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat.(ali/*2)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Inhil Rombak 18 Posisi Jabatan

Pemkab Inhil Rombak 18 Posisi Jabatan

Pemkab Inhil merombak 18 posisi jabatan, meminta pejabat meningkatkan kinerja, dan menyiapkan manajemen talenta ASN pada 2027.

18 Pejabat Eselon II, III, dan IV Pemkab Inhil Dilantik, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

18 Pejabat Eselon II, III, dan IV Pemkab Inhil Dilantik, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Sebanyak 18 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dilantik hari ini

Pemkab dan DPRD Kawal Pembangunan SNT Inhil

Pemkab dan DPRD Kawal Pembangunan SNT Inhil

Pemkab Inhil dan DPRD mengawal pembangunan SNT di Tempuling untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer