DENPASAR (RIAUPOS.CO)- PT Prima Khatuistiwa Sinergi (Prima) yang berkantor pusat di Pekanbaru, Riau kembali meraih penghargaan sebagai mitra pemasok terbaik 1 kategori Pemenuhan Kuantitas Pasokan Biomassa dalam acara Vendor Gathering tahunan yang di adakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) di The Anvaya Beach Resort Bali, Denpasar, Bali, Kamis(13/11/2025).
Prima menjadi terbaik 1 diantara sekitar 100 perusahaan pemasok PLN EPI lainnya yang menjadi mitra dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar biomassa yang menjadi program co-firing di 52 PLTU PLN Group. Prima sendiri saat ini menjadi salah satu mitra pemasok di 9 lokasi PLTU PLN group yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan dengan jenis bahan bakar Cangkang Sawit, Wood Chip (serbuk kayu) dan bahan biomass lainnya yang sedang tahap pengkajian.
Prima sendiri sudah menjadi mitra pemasok PLN EPI semenjak program co-firing mulai dijalankan pada tahun 2023 lalu dan saat ini menjadi mitra tetap di beberapa PLTU PLN Group.
Dalam Vendor Gathering kali ini, Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menyampaikan realisasi dari target pemenuhan pasokan bahan bakar biomassa pada tahun 2025 dan tahun 2026 mendatang.
“Target pasokan biomassa pada tahun 2025 adalah 3 Juta Metrik Ton (MT) dengan rencana realisasi hingga akhir akhir 2025 sebanyak 2,5 Juta MT dengan lonjakan persentase cukup signifikan semenjak September 2025 ungkapnya. Namun pada Tahun 2026 mendatang target pasokan akan dinaikkan menjadi 4 Juta MT dengan berbagai strategi yang sudah di persiapkan oleh PLN EPI,” jelasnya.
Lanjut Hokkop Situngkir, berbagai jenis bahan bakar biomassa seperti Saw Dust (serbuk gergaji), Wood Chip (serbuk kayu), cangkang sawit akan menjadi sumber pasokan utama untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka menjalankan program co-firing PLN EPI di PLTU PLN Group.
Selain pemaparan tentang target dan kebutuhan untuk tahun 2026 nanti, PLN EPI juga mengundang Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan untuk menyampaikan pemaparan tentang Sosialisasi Penerapan Muatan Kendaraan Logistik sesuai aturan yang berlaku pada UU No. 22 thn 2009 serta PT Bank Mandiri (Persero) untuk Sosialisasi Pembiayaan Mitra Biomassa PLN EPI untuk memberikan kemudahan dan memperkuat financing para mitra pemasok.
“Untuk mendukung target pasokan biomassa pada tahun depan, saat ini Prima sedang mempersiapkan berbagai strategi agar bisa berkontribusi lebih program co-firing PLTU PLN Group demi mencapai target net zero emission di Indonesia. Dalam rangka memperkuat dan meningkatkan jumlah pasokan saat ini, Prima bekerja sama dengan Takafuji Co., Ltd Group sebuah Perusahaan asing yang juga terjun di Energi Baru dan Terbarukan berkedudukan di Jepang sebagai mitra strategis,” pungkasnya.
Vendor Gathering PLN EPI di Denpasar ini dihadiri langsung oleh Alexander selaku Direktur Utama dan Avila Naufal Ananda selaku Head of Sales and Marketing yang menjadi juru kunci penting dalam menjalin kemitraan dengan PLN EPI.
Alexander menuturkan terima kasih kepada jajaran komisaris, direksi serta management PLN EPI yang juga turut hadir.
“Terima kasih atas kepercayaan kepada Prima serta seluruh team Prima, terutama team Biomassa dan stakeholder yang terlibat dan mendukung Prima selama ini,” ungkapnya.
Prima sendiri adalah Perusahaan yang memiliki bisnis dalam bidang Energi Baru dan Terbarukan berdiri sejak tahun 2019 di Kota Pekanbaru, Riau. Tidak hanya menjadi mitra pemasok bahan bakar biomassa ke PLTU PLN Group, Prima juga menjadi mitra pemasok di PLTU milik swasta dan beberapa industri domestik. Disamping sebagai supplier untuk kebutuhan domestik, Prima juga menjadi eksportir cangkang sawit ke Jepang bekerjasama dengan Takafuji Group.
Selain menjalankan bisnis biomassa, Prima juga sangat aktif dalam proyek-proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap dengan portofolio yang tersebar di beberapa Lokasi di Indonesia demi berkontribusi dalam ketahanan energi yang bersumber dari Energi Baru dan Terbarukan.(ifr)
Editor : Arif Oktafian