Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Negosiasi AS dengan Iran Masih Berjalan

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Seorang warga Iran dengan pakaian tradisional berjalan melewati papan reklame anti-AS yang terpampang pada gedung di Lapangan Valiasr, Teheran, Rabu (4/2/2025).
Seorang warga Iran dengan pakaian tradisional berjalan melewati papan reklame anti-AS yang terpampang pada gedung di Lapangan Valiasr, Teheran, Rabu (4/2/2025).

TEHERAN (RIAUPOS.CO) – Hingga kini, pembicaraan atau negosiasi pemerintah AS dengan Iran masih berlangsung meski ketegangan militer kembali terjadi di kawasan Teluk. Pernyataan itu disampaikan presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada Selasa (3/2) waktu setempat, setelah militer Amerika Serikat menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab.


Advertisement

Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan sebuah jet tempur AS menembak jatuh drone Iran jenis Shahed-139 yang mendekati USS Abraham Lincoln. Mereka berdalih, drone tersebut ditembak jatuh untuk membela diri dan melindungi kapal induk serta personel di dalamnya.

CENTCOM menyebut drone itu terbang agresif dan terus mendekati kapal meski telah dilakukan langkah deeskalasi di perairan internasional atau sekitar 800 kilometer dari pantai selatan Iran. Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya mengatakan telah menginstruksikan menteri luar negerinya untuk membuka jalur perundingan baru dengan Amerika Serikat. “Negosiasi harus dilakukan dalam kerangka kepentingan nasional,” kata Pezeshkian.

Advertisement

Meski diwarnai insiden militer, Gedung Putih memastikan rencana perundingan tetap berjalan. Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan utusan khusus Presiden Amerika Steve Witkoff, dijadwalkan bertemu pejabat Iran pekan ini. “Pembicaraan itu masih dijadwalkan sampai saat ini,” ujarnya.

Sementara itu dilansir dari Iran International, pembicaraan AS dan Iran akan berlangsung akhir pekan ini. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan Turki, Oman, dan negara regional lainnya telah menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah pembicaraan Iran dan Amerika.

“Pada prinsipnya tempat dan waktu pembicaraan bukanlah masalah yang rumit dan tidak seharusnya digunakan sebagai dalih untuk permainan media,” kata Baghaei.

Advertisement

Ada laporan lain yang menyatakan pembicaraan akan dipindahkan dari Istanbul ke Oman. Diskusi hanya seputar nuklir.(lyn/len/jpg)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Iran Tak Biarkan Setetes Minyak Lolos Selat Hormuz

Iran Tak Biarkan Setetes Minyak Lolos Selat Hormuz

Iran mengancam blokir Selat Hormuz di tengah konflik dengan AS. Ketegangan ini memicu kekhawatiran pasokan energi global.

Serangan Iran di Jordania Tewaskan Dua Tentara AS

Serangan Iran di Jordania Tewaskan Dua Tentara AS

Dua tentara AS tewas akibat serangan Iran di Jordania. Washington membalas dengan menyerang sejumlah fasilitas militer Iran.

AS Tembak Tanker di Selat Hormuz, Iran Ancam Perang Bakal Meluas

AS Tembak Tanker di Selat Hormuz, Iran Ancam Perang Bakal Meluas

AS menyerang tanker di Selat Hormuz, Iran membalas dengan serangan pangkalan militer dan memperingatkan perang meluas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer