Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemkab Meranti Resmi Lepas Lahan Strategis demi Pembangunan Gudang Bulog

Wira Saputra • Senin, 15 Desember 2025 | 21:45 WIB
Foto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Kepulauan Meranti Asmar dan Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, di Kantor Wilayah Bulog Pekanbaru.
Foto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Kepulauan Meranti Asmar dan Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, di Kantor Wilayah Bulog Pekanbaru.

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menghibahkan lahan seluas tidak kurang dari 2,1 hektare kepada Perusahaan Umum (Perum) Bulog sebagai lokasi pembangunan gudang beras dan kantor cabang Bulog di daerah tersebut.

Komitmen itu ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dan jajaran Perum Bulog di Kantor Wilayah Bulog Pekanbaru, Senin (15/12/2025).

Bupati Asmar menyebut hibah lahan ini sebagai langkah konkret pemerintah daerah untuk memperkuat sistem logistik pangan sekaligus memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat Meranti, khususnya wilayah kepulauan.

“Pemkab menyiapkan lahan sebagai bentuk dukungan nyata. Dengan gudang Bulog berdiri di Meranti, distribusi pangan akan jauh lebih cepat dan efisien,” kata Asmar.

Ia menilai kehadiran fasilitas Bulog di daerah kepulauan sangat krusial mengingat Meranti terdiri dari pulau-pulau yang selama ini bergantung pada pasokan dari luar daerah. Gudang beras dan kantor Bulog diyakini mampu menekan biaya distribusi serta menjaga stabilitas harga pangan.

Selain itu, Asmar juga membuka peluang pengelolaan program beras ke depan dapat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sehingga keberadaan Bulog tidak hanya berfungsi sebagai penyangga logistik, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah.

Dari pihak Bulog, Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas di Meranti merupakan bagian dari program nasional penguatan rantai pasok pangan sesuai arahan Presiden RI.

“Bulog menargetkan pembangunan sekitar 100 titik infrastruktur pasca panen di berbagai daerah. Di Meranti, fokusnya adalah kompleks pergudangan beras dan perkantoran cabang untuk menjamin ketersediaan dan stabilisasi harga pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitas yang dibangun nantinya juga akan dilengkapi infrastruktur pendukung seperti pengering (dryer) dan penggilingan, guna meningkatkan kualitas hasil panen serta menekan biaya logistik.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepulauan Meranti, Ifwandi, menegaskan bahwa lahan hibah yang disiapkan Pemkab memiliki nilai strategis tinggi. Lokasinya berada tidak jauh dari Pelabuhan Dorak, salah satu simpul transportasi laut utama di Meranti.

“Luas lahannya sekitar 2,1 hektare. Letaknya sangat dekat dengan Pelabuhan Dorak, sehingga memudahkan aktivitas bongkar muat dan distribusi beras ke seluruh kecamatan,” jelas Ifwandi.

Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan aksesibilitas dari pusat kota serta kemudahan jalur laut, yang menjadi urat nadi distribusi pangan di wilayah kepulauan.

Dengan hibah lahan dan rencana pembangunan gudang Bulog ini, Pemkab Kepulauan Meranti berharap sistem logistik pangan daerah semakin mandiri dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan luar daerah.(wir)

Baca Juga: BBKSDA Riau Belum Temukan Pergerakan Harimau yang Terkam Ternak Warga di Siak

Editor : Edwar Yaman
#Lahan Strategis #pemkab meranti #Pembangunan Gudang Bulog