
(RIAUPOS.CO) - Kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari kita adalah air. Air juga digunakan untuk mandi, selain untuk minum dan memasak, mencuci pakaian, hingga membersihkan berbagai peralatan rumah tangga. Meski begitu, tidak semua air memiliki kualitas yang sama.
Salah satu kondisi yang cukup sering ditemui adalah air sadah atau hard water. Yakni air yang mengandung mineral terlarut, terutama kalsium dan magnesium, dalam kadar tinggi.
Meski umumnya aman dikonsumsi, air sadah dapat menimbulkan berbagai masalah pada kulit, rambut, hingga peralatan rumah tangga jika digunakan terus-menerus.
Banyak orang mengira kulit yang mudah kering atau rambut yang kusam disebabkan oleh produk perawatan yang kurang cocok. Padahal, kualitas air yang digunakan setiap hari juga bisa menjadi penyebab yang sering luput dari perhatian.
Apa itu air sadah?
Air sadah terbentuk secara alami ketika air tanah melewati lapisan batu kapur, batu gamping, atau mineral lainnya sehingga membawa kandungan kalsium dan magnesium dalam jumlah tinggi. Semakin tinggi kadar kedua mineral tersebut, semakin tinggi pula tingkat kesadahan air.
Secara umum, kesadahan air dibagi menjadi dua jenis. Yaitu kesadahan sementara yang dapat dikurangi dengan proses pemanasan, serta kesadahan tetap yang tetap bertahan meski air telah direbus.
Ciri-ciri air sadah yang mudah dikenali
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




