Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tutup Mata Bayi saat Dijemur

Redaksi • Selasa, 28 Januari 2014 | 08:04 WIB
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bayi baru lahir seringkali terlihat kuning. Untuk jenis kuning yang wajar, bayi umumnya dijemur di panas matahari. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jemur anak di bawah matahari pada jam 8-9 pagi hari.

“Jangan dijemur lebih dari jam-jam itu, karena paparan mataharinya bukan yang dibutuhkan oleh bayi. Pada dasarnya, panas matahari pagi dan sinar UV yang ada di RS sama saja. Hanya paparan sinar pada bayi di RS lebih intensif,” kata dokter spesialis anak dari RS Premier Jatinegara dr Marissa TS Pudjiadi, Sp.A seperti yang dilansir INDOPOS (JPNN Group).

Selain waktu, agar paparan sinar matahari pada bayi menjadi intensif, sebaiknya jemur bayi dalam kondisi telanjang. Biarkan bayi di bawah sinar matahari sekitar 30 menit hingga satu jam.

“Pada bagian mata bayi sebaiknya ditutup atau dihalangi dengan tangan, supaya bayi berjemur dengan nyaman. Kalau ibu sudah merasa panas, bayi pun merasakan hal yang sama. Maka segera angkat,” jelasnya.

Marissa juga mengingatkan, sebaiknya orang tua tidak meninggalkan bayi tanpa pengawasan. Dia menyarankan, sebaiknya saat dijemur, bayi diajak berbicara, supaya terjadi interaksi antara orang tua dengan anak. (sic) Editor : RP Redaksi
#menjemur bayi