Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KUA PPAS APBD Kuansing 2026 Disepakati, Angkanya Rp1,4 Triliun Lebih

D
Penulis: Desriandi Candra❯
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM menandatangi kesepakatan KUA PPAS APBD tahun 2026 disaksikan Ketua DPRD, H Juprizal SE MSI dalam sidang paripurna, Jumat (14/11/2025).
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM menandatangi kesepakatan KUA PPAS APBD tahun 2026 disaksikan Ketua DPRD, H Juprizal SE MSI dalam sidang paripurna, Jumat (14/11/2025).

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - KUA PPAS APBD tahun 2026, akhirnya disepakati antara Pemkab dan DPRD Kuansing.


Advertisement

Kesepakatan antara Pemkab dan DPRD Kuansing, ditandai dengan penandatanganan KUA PPAS APBD tahun 2026 dalam sidang paripurna, Jumat (14/11/2026) sore.

Penandatanganan itu, langsung dilakukan Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM dan Ketua DPRD Kuansing, H Juprizal SE MSi. Selain itu ikut disaksikan Sekda Zulkarnain ST MSi, Asisten, staf ahli, kepala dinas dan badan, camat serta 18 orang anggota DPRD Kuansing yang hadir menurut laporan Sekretaris DPRD, Andi Zulfitri.

Rapat paripurna penandatanganan kesepakatan KUA PPAS APBD tahun 2026 itu, dipimpin langsung Ketua DPRD H Juprizal SE MSi. Juprizal menyebutkan bahwa penandatanganan KUA PPAS APBD 2026 adalah bagian proses pembahasan APBD 2026.

Advertisement

Sebelum dilakukan penandatanganan kesepakatan KUA PPAS APBD tahun 2026 ini, DPRD melalui juru bicara Badan Anggaran (Banggar) Dasver Librian menyampaikan beberapa saran pada pemerintah daerah.

Dimana, di dalam KUA PPAS APBD tahun 2026 yang dibahas bersama dan disepakati bersama besarannya Rp1.421.055.356.114,56 atau 1,4 triliun. Karena itu, DPRD mengingatkan dalam pelaksanannya haruslah berdasarkan skala prioritas.

Besaran angka KUA PPAS APBD 2026 itu, mengalami defisit sekitar Rp 79 miliar bila dibandingkan dengan besaran Pendapatan Daerah yang di proyeksikan Rp1.341.203.867.626, 50 triliun.

Advertisement

Ini pun tak ditapik oleh Bupati Kuansing. Bahwa dalam KUA PPAS APBD 2026, pendapatan diproyeksikan sebesar Rp1.341.203.867.626,50 triliun. Sementara Belanja Daerah diperkirakan sebesar RpRp1.421.055.356.114,56 triliun.

Namun dalam penyusunan KUA PPAS APBD tahun 2026 ini, berdasarkan skala prioritas pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Selain itu disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Penandatanganan ini, kata Suhardiman Amby menjadi momentum penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah.

Dimana memuat arah kebijakan umum dan prioritas program pembangunan menjadi landasan bagi penyusunan APBD yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dibandingkan dengan besaran APBD Kuansing tahun 2025, proyeksi besaran APBD 2026 jauh mengalami penurunan. Dimana APBD tahun 2025 hasil perubahan sebesar Rp1, 7 triliun lebih. Penurunan angka ini disebabkan terjadinya penurunan transfer keuangan pusat ke daerah yang mencapai sekitar Rp200 miliar. (dac)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Muklisin Temui Dubes India, Bahas Undangan Mahanadi Boita Race Internasional

Muklisin Temui Dubes India, Bahas Undangan Mahanadi Boita Race Internasional

Tim Dayung Dragon Boat Kuansing diundang oleh Pemerintah Negara Bagian Odisha, India, dalam Mahanadi Boita Race Internasional

Wakil Ketua DPRD Kuansing Prihatin Pekat Merajalela di Telukkuantan

Wakil Ketua DPRD Kuansing Prihatin Pekat Merajalela di Telukkuantan

Maraknya penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kabupaten Kuansing. membuat Wakil Ketua DPRD Kuansing, Romi Alfisyah Putra prihatin.

Tes TKA Gelombang II di Kuansing Dimulai, Ujian Susulan Tuntas

Tes TKA Gelombang II di Kuansing Dimulai, Ujian Susulan Tuntas

Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMA/SMK/MA gelombang II tahun 2026, Senin (2/11/2026) dimulai di Kabupaten Kuansing

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer