DPRD Minta Perusahaan Berkontribusi Bangun Kuansing, Besok Akan Minta Komitmen Dua Perusahaan

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - DPRD Kabupaten Kuansing meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kuansing ikut berkontribusi membangun Kuansing. Setidaknya, komitmen itu dibuktikan dengan keterlibatan perusahaan membangun atau memperbaiki infrastruktur jalan yang dilewatinya.
Sebagai langkah awal, DPRD akan memanggil satu per satu perusahaan yang beroperasi di Kuansing. Langkah ini juga bagian upaya DPRD Kuansing mendukung program pemerintah daerah di bidang pembangunan daerah.
Untuk tahap awal, DPRD Kuansing sudah menjadwalkan untuk dengar pendapat dengan dua perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik. Yakni PT Karya Tama Bakti Mulya (KTBM) dan PT Bukit Kuansing Permai (BKP).
Baca Juga: Polda Riau Sita 35 Kg Sabu dari 5 Tersangka, Kapolda Irjen Arman Nyatakan Perang
Dengar pendapat dengan dua perusahaan PKS itu di jadwalkan akan dilakukan Kamis (29/10/2026) besok.
"Untuk tahap awal, kami akan memanggil dua perusahaan PKS ini untuk dengar pendapat. Kami meminta kontribusi mereka memperbaiki ruas jalan yang rusak yang ada di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik itu," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Kuansing, H Juprizal SE MSi, Selasa (27/10/2026) di Telukkuantan.
Dikatakan Juprizal, ini juga bagian aspirasi masyarakat Kuantan Mudik khusus desa-desa di Kenegerian Cengar. Di mana setidaknya ada sekitar 5 kilometer ruas jalan kabupaten itu sudah rusak. Sementara armada pengangkut CPO kedua perusahaan PKS itu melintas hampir setiap hari.
"Dan ini bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk bersama-sama terlibat membangun Kuansing," tegas Juprizal.
Baca Juga: BSI Hadirkan BEWIZE Gold, Inovasi Cash Management dengan Layanan Emas Pertama dari Bank Bullion
Untuk pelaksanaan komitmen itu nanti, lanjut Juprizal, secara teknis akan ditindaklanjuti dengan Pemkab dan dinas terkait. Apakah perbaikan itu dilakukan secara bertahap atau sekaligus. Namun yang jelas, ada kebersamaan untuk memperbaikinya.
Apalagi dengan kondisi keuangan daerah yang sulit sekarang, perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kuansing tidak bisa lepas tanggungjawab. Karena itu, DPRD menginisiasi untuk menjembatani itu.
"Kami berharap, kedua perusahaan ini, mau berkontribusi," ujar Juprizal.(dac)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




