TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dalam satu malam, masyarakat Kuansing dikejutkan dengan tiga aksi serangan ular piton. Dua kejadian di Desa Siberakun Benai dan satu di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Kuantan Hilir.
Untung saja tidak ada korban jiwa yang terjadi. Masyarakat Kabupaten Kuansing diminta waspada dengan aksi serangan ular di malam hari.
Hal ini diungkapkan Kasatpol PP-PKP Kuansing, Riokasyter Sandra, Kamis (5/3) petang.
Menurut Rio, kejadian pertama terjadi Rabu (4/3) malam sekitar pukul 22.00 WIB di rumah warga Desa Siberakun. Ular piton itu sempat melilit dan menggigit kaki seorang remaja putri. Tetapi saat personel sampai di lokasi, ular piton itu tidak ditemukan.
‘’Menurut pemilik rumah, ular piton itu lari ke Sungai Kuantan. Dan anak tersebut sudah dibawa ke rumah sakit malam itu juga,’’ ujarnya.
Saat personel sedang dalam perjalanan ke Mako Satpol PP-PKP di Komplek Kantor Bupati, sekitar pukul 23.17 WIB menerima laporan adanya serangan ular piton ke kandang ayam milik Riswan (51) juga di Desa Siberakun Benai. Editor : Arif Oktafian