Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menjaga Warisan dengan Merawat agar Tetap Lestari

M
Penulis: Monang Lubis❯

Sekelompok rusa sedang istirahat dan makan di Taman Rusa Jalan Panglima Ghimbam Kota Siak, Sabtu (7/2/2026).
Sekelompok rusa sedang istirahat dan makan di Taman Rusa Jalan Panglima Ghimbam Kota Siak, Sabtu (7/2/2026).


Advertisement

SIAK (RIAUPOS.CO) - Pemkab Siak masih terus menjaga kelestarian alam di tengah Kota Siak, dengan pohon-pohon, hutan kota, dan taman-taman yang tertata.

Memasuki Kota Siak, tepatnya di Kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, pohon peneduh jalan membuat sejuk pengendara yang melintas.

Sekitar 1,5 km, sampai di Komplek Perkantoran Tanjung Agung yang rapi dan bersih. Lalu lebih ke atas lagi, disambut Jembatan Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) dengan bunga kertas di dalam jambangan besar dan warna cerah.

Advertisement

Bupati Afni mengatakan, semua memang dijaga dan dirawat agar Kota Siak tetap menjadi ikon kemajuan dalam menjaga alam dan lingkungan.

Menyeberangi jembatan, berputar ke kiri atau kanan, tetap bisa sampai di bawah Jembatan TASL. Di sana ada Taman Rusa, Kolam Teratai, Taman Siak Lawo, Masjid Islamic Centre, dan Gedung DPRD.

Semua itu ada di Jalan Panglima Ghimbam, dan kini setiap pagi sampai senja kawasan ini selalu ramai.

Advertisement

“Kami memelihara satwa jenis rusa berjumlah puluhan dan dapat mengedukasi anak-anak dengan cara memberikan makanan berupa dedaunan,” kata Afni.

Rusa-rusa ini jinak sehingga aman saat diberi makan dari jarak dekat, hanya terpisahkan pagar pembatas.

Di samping Taman Rusa ini ada Kolam Teratai. Menggelar tikar di bawah pohon rindang menghadap kolam teratai pernah dilakukan Bupati Afni bersama stafnya.

“Kami makan siang bersama sembari silaturahmi,” katanya.

Kini, setiap hari ada saja warga dan wisatawan yang datang bersama keluarga menikmati keteduhan kawasan ini.

Hal yang tak boleh terlewatkan adalah bawah Jembatan TASL, Taman Siak Lawo. Selain teduh, di taman ini banyak pohon dan bunga-bunga sehingga membuat betah duduk berlama-lama di kawasan ini.

Untuk bisa menjadi seperti ini tentu perlu peran banyak pihak, terutama dalam menjaga lingkungan, terutama dalam kebersihannya.

“Kami akan tetap terus menjaga lingkungan yang teduh dan asri ini karena kami sudah memulainya,” kata Bupati Afni.

Bahkan ke depan, sebut Bupati Afni, Hutan Kota Arwinas yang menjadi kebanggaan Siak memiliki puluhan atau bahkan ratusan jenis pohon, menjadi kawasan edukasi bagi pelajar yang akan terus dijaga kelestariannya.(nda)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Tanamkan Karakter Cinta Lingkungan sejak Dini

Tanamkan Karakter Cinta Lingkungan sejak Dini

SMPN 6 Kuantan Tengah bertekad rebut kembali predikat Sekolah Adiwiyata Nasional dengan memperkuat budaya peduli lingkungan sekolah.

Ketika Negara Terus Membayar Harga dari Ekonomi yang Tidak Belajar

Ketika Negara Terus Membayar Harga dari Ekonomi yang Tidak Belajar

Karhutla di Riau terus berulang dan menimbulkan beban ekonomi, kesehatan, serta kerusakan ekosistem.

Mencari Lokan di Lumpur Mangrove, Belajar Menjaga yang Tersisa

Mencari Lokan di Lumpur Mangrove, Belajar Menjaga yang Tersisa

Lomba mencari lokan di kawasan mangrove Siak menjadi momentum mengingatkan warga pentingnya menjaga habitat kerang bakau

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer