PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 27 jemaah haji asal Provinsi Riau tercatat menunda atau batal berangkat pada musim haji 2026. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon menyampaikan, penundaan keberangkatan tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan.
“Ada jemaah yang sakit dan ada juga yang wafat, sehingga keberangkatannya ditunda atau batal,” ujar Defizon, Kamis (19/2). ‘’Kami terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan kabupaten/kota terkait kondisi terkini para calon jemaah, termasuk kemungkinan penggantian sesuai ketentuan yang berlaku,’’ tambahnya.
Sementara itu, terkait persiapan keberangkatan, pelaksanaan manasik haji tingkat kecamatan di seluruh daerah di Riau telah tuntas. Sedangkan manasik haji tingkat kabupaten/kota dijadwalkan berlangsung usai Idulfitri mendatang.
Sebelumnya, Kemenhaj Riau telah mengumumkan jadwal kelompok terbang (kloter). Para jemaah diminta untuk melihat pembagian kloter melalui Kantor Kemenhaj di kabupaten/kota masing-masing. Defizon menambahkan, kuota haji Riau tahun ini mencapai 4.682. Pihaknya mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh tahapan persiapan agar proses keberangkatan berjalan lancar.(ilo)
Editor : Arif Oktafian