Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati Tak Bisa Bergantung pada Marquez

T
Penulis: Tim Redaksi❯

Fabio Di Giannantonio I Pembalap VR46
Fabio Di Giannantonio I Pembalap VR46


Advertisement

GOIANIA (RIAUPOS.CO) - MotoGP musim ini baru berjalan dua seri. Tapi, sinyal awal menunjukkan bahwa dominasi Ducati mulai goyah. Tim asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu tidak lagi mampu finis satu-dua di Thailand dan Brazil.

Sebagai gantinya, muncul Aprilia. Pembalap utamanya, Marco Bezzecchi berhasil menyapu bersih dua kemenangan di Sirkuit Buriram dan Goiania. Aprilia bahkan berhasil finis satu-dua di Brazil. Itu setelah rekan satu tim Bezzecchi, Jorge Martin menyelesaikan balapan sebagai runner up.

Situasi itu membuat manajer tim Ducati Davide Tardozzi sadar. Timnya tidak bisa terus mengandalkan Marc Marquez untuk menutup kekurangan performa motor Desmosedici. Marc terpaksa gagal finis di Buriram setelah mengalami pecah ban, dan harus puas berada di posisi empat di Autodromo Internacional Ayrton Senna -nama lain Goiania-.

Advertisement

“Sekarang kami juga punya Marc yang belum 100 persen secara fisik, tapi itu bukan alasan karena Ducati lain juga tertinggal. Kami tidak bisa selalu mengandalkan bakat Marc untuk menutupi kekurangan kami,” tegas Tardozzi dikutip dari Motorsport.

Yakin Bisa Dekati Aprilia

Akhir pekan lalu, Marquez sebenarnya sempat memberi sinyal positif dengan memenangi sprint di Brazil. Namun saat balapan utama, baik dia dan peraih pole Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) tidak mampu menandingi kecepatan Aprilia. Diggia -sapaan akrab Di Giannantonio- finis di posisi ketiga di belakang duo Aprilia.

Advertisement

Lebih lanjut, Tardozzi menyebut jika Marquez belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang didapat musim lalu. Tapi, dia menekankan bahwa Marc telah berusaha tampil  maksimal. “Marc tidak dalam kondisi 100 persen, tapi seperti semua juara hebat, dia tidak terpaku pada itu dan terus bekerja keras untuk membawa hasil terbaik.”

Meski berada dalam situasi sulit, Tardozzi yakin Ducati bakal menemukan sumber masalah. General manager Gigi Dall’Igna disebut-sebut telah bekerja ekstra sejak musim dingin untuk mencari solusi. Hasilnya, bisa terlihat dalam beberapa balapan ke depan.

“Saya rasa Aprilia akan tetap kompetitif di Austin (akhir pekan ini), tetapi saya yakin Ducati akan lebih dekat. Mereka juga akan sangat kuat di Jerez, tetapi kami bisa lebih dekat. Kami tahu masalahnya dan sedang mencari cara untuk menyelesaikannya,” kata Tardozzi.(ka/bas/jpg)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Chivu Hilang Suara usai Semprot Pemain

Chivu Hilang Suara usai Semprot Pemain

Chivu Hilang Suara usai Semprot Pemain BOLOGNA (RIAUPOS.CO)- Inter Milan, untuk keenam kalinya musim ini, harus berada dalam situasi tertin

Akhir Pahit MotoGP di Phillip Island

Akhir Pahit MotoGP di Phillip Island

MotoGP Australia di Phillip Island dibatalkan akibat cuaca buruk dan kendala keselamatan, membuat selisih Marc Marquez

Ogura Akhiri Penantian 25 Tahun Yamaha

Ogura Akhiri Penantian 25 Tahun Yamaha

Ai Ogura resmi bergabung Yamaha Factory Racing, mengakhiri penantian 25 tahun pembalap Jepang di MotoGP.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer