Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eala Kalahkan Juara Bertahan Wimbledon

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Petenis Filipina Alexandra Eala merayakan kemenangan atas petenis Polandia Iga Swiatek dalam pertandingan tenis tunggal putri kejuaraan Wimbledon 2026 di The All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London, Sabtu (4/7/2026). (Henry NICHOLLS/AFP)
Petenis Filipina Alexandra Eala merayakan kemenangan atas petenis Polandia Iga Swiatek dalam pertandingan tenis tunggal putri kejuaraan Wimbledon 2026 di The All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London, Sabtu (4/7/2026). (Henry NICHOLLS/AFP)

Advertisement

 

LONDON (RIAUPOS.CO) - Alexandra Eala mencetak sejarah. Petenis berusia 21 tahun itu menjadi petenis pertama asal Filipina yang mampu melaju ke babak keempat grand slam. Capaian itu terasa semakin spesial. Sebab, dia menumbangkan juara bertahan Iga Swiatek 7-6 (11-9), 6-2 tepat di Center Court Wimbledon pada Sabtu (4/7).

Setelah laga Eala menyampaikan speech emosional. “Mungkin bagi seseorang seperti Iga yang telah memenangkan begitu banyak grand slam atau seseorang seperti Serena atau Venus, pencapaian ini tampak kecil. Tetapi bagi seseorang yang tumbuh di Filipina,” ucap Eala menahan isak tangis disambut gemuruh tepuk tangan ribuan penonton.

Advertisement

“Aku pergi berlatih bersama saudara laki-lakiku dan kakekku setiap hari sepulang sekolah, dengan kaus kakiku yang kusut, sepatu ketsku yang tinggi, dan pipiku yang tembem, jadi baginya ini adalah segalanya.”

Pernah Dapat Motivasi Swiatek

Advertisement

Swiatek bukanlah sosok asing bagi Eala. Tiga tahun lalu, dia menerima ijazah kelulusannya dari Akademi Rafael Nadal langsung dari tangan pemilik enam gelar grand slam tersebut. Saat itu, Swiatek masih menyandang status sebagai petenis nomor satu dunia. 

Dalam pidato kelulusan tersebut, Swiatek sempat berpesan agar para alumni selalu memberikan kemampuan terbaik. 

“Saya harap kalian selalu gigih. Apa pun yang kalian lakukan nanti, lakukanlah dengan sebaik mungkin sehingga pada akhirnya tidak ada penyesalan,” kata Swiatek ketika itu dikutip dari BBC.

Kebanggaan Filipina

Eala mulai dikenal setelah menjuarai US Open Junior 2022. Dia tercatat sebagai petenis putri Filipina pertama yang berhasil merebut gelar grand slam junior. Populari­tasnya menanjak setelah dia tampil mengejutkan di Miami Open 2025. Berada di luar 100 besar dunia, Eala melaju ke semifinal dengan mengalahkan Swiatek, Jelena Ostapenko, dan Madison Keys.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Ketua KONI Siak Apresiasi Dua Atlet Tenis Junior Bawa Pulang Enam Medali Emas

Ketua KONI Siak Apresiasi Dua Atlet Tenis Junior Bawa Pulang Enam Medali Emas

Dua atlet tenis junior Siak mengukir prestasi dengan membawa pulang enam medali emas dari Kejurnas IMTC di Padang.

Jannik Sinner Tebus Luka Paris di Wimbledon

Jannik Sinner Tebus Luka Paris di Wimbledon

Jannik Sinner menebus kegagalan di French Open dengan mempertahankan gelar Wimbledon 2026 usai mengalahkan Alexander Zverev di final.

Legenda Tenis AS Venus Williams Sebut Janice Tjen Partner Ganda Terbaik

Legenda Tenis AS Venus Williams Sebut Janice Tjen Partner Ganda Terbaik

Venus Williams memuji Janice Tjen sebagai partner ganda terbaiknya tahun ini setelah mencapai semifinal Guangzhou Open 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer