Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dewan Tunggu Dokumen KUA-PPAS APBD 2026

HM
Muhammad Isa Lahamid
Muhammad Isa Lahamid

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - DPRD Kota Pekanbaru hingga kini masih menunggu draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.


Advertisement

Jika dokumen tersebut lambat diserahkan oleh Pemko, kondisi ini dikhawatirkan akan memperlambat proses pembahasan anggaran APBD 2026 di dewan.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid mengatakan, pihaknya masih menunggu dokumen resmi dari Pemko. Tanpa adanya draf KUA-PPAS tersebut, kata Isa, pembahasan anggaran belum bisa dilakukan.

’’Sampai hari ini (kemarin, red) kami belum menerima draf KUA-PPAS APBD 2026 dari pemerintah kota, jadi kami belum bisa melakukan pembahasan terkait KUA-PPAS APBD 2026,’’ ujar Isa.

Advertisement

Terkait dokumen KUA-PPAS itu, Isa mengungkapkan, pihaknya sudah dua kali mengirim surat resmi kepada Pemko Pekanbaru. Ia menekankan penting mitra di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya memcepatanpenyerahan dokumen tersebut.

’’Semoga ini disegerakan, agar proses pembahasan dapat berjalan optimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Semakin cepat semakin maksimal pembahasan,’’ tegas Isa.

Isa berharap Pemko Pekanbaru dapat segera menyampaikan draf KUA-PPAS APBD 2026 agar tidak terjadi keterlambatan dalam proses pengesahan anggaran.

Advertisement

Menurut politis PKS, keterlambatan pengesahan APBD dapat berdampak pada pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin dikonfirmasi terpisah mengatakan, penyampaian KUA-PPAS APBD Pekanbaru 2026 pada dasarnya sudah disiapkan. “Penyampaian KUA-PPAS itu kita sudah siapkan di RKPD 2026, kita sudah siapkan. Tapi kita ada pengurangan TKD. Tentu kita susun ulang prioritas,” jelas dia.

Dia memastikan, dalam waktu tak lama lagi penyerahan KUA-PPAS akan dilakukan pihaknya. “Sedikit lagi, dalam waktu dekat ini kita sampaikan. Ada penyesuaian. Kita masih mau hitung mana potensi pendapatan lain, supaya maksimal belanja tahun depan,” imbuhnya.

Pihaknya pula kata Ami, begitu Pj Sekdako Pekanbaru ini karib disapa, masih melakukan penghitungan pada beberapa sektor. “Kita masih hitung dana transfer dari provinsi yang belum tersalurkan. Juga potensi penerimaan dana bagi hasil untuk tahun depan,” singkatnya.(lim)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN dan M ALI NURMAN, Kota

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Sinkronisasikan Program Kerja dan Anggaran, Kemenkum Riau Koordinasi Bersama Biro Perencanaan Setjen

Sinkronisasikan Program Kerja dan Anggaran, Kemenkum Riau Koordinasi Bersama Biro Perencanaan Setjen

Kemenkum Riau melakukan koordinasi bersama Biro Perencanaan Setjen Kemenkum RI dalam upaya sinkronisasikan program kerja dan anggaran.

Komisi VIII Minta Kemensos Transparan 

Komisi VIII Minta Kemensos Transparan 

Komisi VIII DPR minta Kemensos transparan soal anggaran sepatu Sekolah Rakyat yang disebut capai Rp700 ribu per pasang.

Efisiensi Anggaran dan Konsistensi Pemerintah

Efisiensi Anggaran dan Konsistensi Pemerintah

Efisiensi anggaran perlu dilakukan konsisten dan proporsional agar penghematan tetap menjaga kualitas pelayanan publik dan pembangunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer