Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaga Inflasi Jelang Ramadan

S
Penulis: Soleh Saputra❯
SYAHRIAL ABDI
SYAHRIAL ABDI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta pemerintah kabupaten/kota lebih responsif terhadap dinamika inflasi di daerah. Respons cepat dan koordinasi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat, dalam menghadapi potensi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan.


Advertisement

Sekretaris Daerah Provinsi Riau menekankan, bahwa pengendalian inflasi harus dilakukan secara konsisten dan terukur oleh seluruh pemerintah daerah. Ia meminta kabupaten/kota untuk lebih peka terhadap perkembangan harga di lapangan serta segera mengambil langkah antisipatif apabila muncul indikasi kenaikan harga komoditas strategis.

“Pengendalian inflasi tidak bisa ditunda. Daerah harus responsif melihat dinamika harga di pasar dan segera bergerak apabila ada potensi kenaikan, terutama pada komoditas kebutuhan pokok,” ujarnya

Ia menyampaikan, bahwa menjelang bulan Ramadan, peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan pokok u diantisipasi sejak dini. Menurutnya, kesiapan daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi akan sangat menentukan stabilitas harga.“Jangan menunggu harga naik baru bertindak. Langkah pencegahan harus dilakukan lebih awal agar gejolak harga dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Advertisement

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. TPID diminta tidak hanya mengandalkan data, tetapi juga memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berdampak di lapangan.

Selain itu, ia mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi teknis dan pelaku usaha. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi bahan pokok.

“Koordinasi dan kolaborasi antardaerah menjadi kunci. Dengan kerja bersama, inflasi dapat kita kendalikan dan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga,” tambahnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Asep Riyadi menyampaikan, bahwa berdasarkan data terkini, perkembangan inflasi di Provinsi Riau masih berada pada kondisi yang relatif terkendali. Meski demikian, ia mengingatkan adanya sejumlah komoditas pangan yang berpotensi mengalami tekanan harga menjelang Ramadan.

“Komoditas bahan makanan biasanya mengalami peningkatan permintaan pada periode tertentu. Karena itu, perlu kewaspadaan dan langkah antisipatif agar keseimbangan antara pasokan dan permintaan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPS Provinsi Riau akan terus mendukung upaya pengendalian inflasi melalui penyediaan data yang akurat dan terkini sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah.(lim)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Hari Santri Nasional, Sekdaprov Riau Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda 

Hari Santri Nasional, Sekdaprov Riau Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda 

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi tekankan penguatan karakter santri melalui nilai iman, ilmu, amal, akhlak, persatuan, dan perjuangan.

Upayakan APBD-P Bisa Digunakan Bulan Ini, Pemprov Riau Lakukan Penyempurnaan Bersama Kemendagri

Upayakan APBD-P Bisa Digunakan Bulan Ini, Pemprov Riau Lakukan Penyempurnaan Bersama Kemendagri

Pemprov Riau menyempurnakan APBD-P 2026 bersama Kemendagri agar segera digunakan, sementara Pemkab Rohul menindaklanjuti evaluasi anggaran.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Sekdaprov Riau Lepas Arak-arakan HKN di LAMR

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Sekdaprov Riau Lepas Arak-arakan HKN di LAMR

Fadli Zon dan Sekdaprov Riau melepas arak-arakan HKN 2026 di Pekanbaru untuk memperkuat pelestarian budaya dan persatuan antaretnis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer