Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3.425 Anak Belum Pernah Imunisasi

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
DEDY SAMBUDI.(JPG)
DEDY SAMBUDI.(JPG)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggencarkan capaian imunisasi terhadap anak di Pekanbaru guna  memperkuat kekebalan tubuh dari potensi penularan penyakit berbahaya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Dedy Sambudi menyebutkan, hingga September 2026 ini, sebanyak 3.425 anak usia 0 hingga 2 tahun di Kota Pekanbaru tercatat belum mendapatkan imunisasi sama sekali atau dalam kondisi zero dose. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena anak yang belum mendapatkan imunisasi memiliki risiko lebih tinggi terpapar sejumlah penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi. Seperti mudah terserang penyakit menular berbahaya yang dapat menyebabkan komplikasi berat, cacat permanen, hingga kematian.

Advertisement

Baca Juga: Pemko Gencar Sosialisasi Perda

”Kalau ini dibiarkan mereka berisiko terjangkit penyakit seperti difteri, tetanus, campak dan rubella,” katanya, Kamis (17/9).

Dedy menyebut capaian imunisasi di Kota Pekanbaru masih tergolong rendah. 

Advertisement

Berdasarkan data yang ada, Pekanbaru berada di posisi ke-11 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau dalam capaian imunisasi. 

Pemko Pekanbaru kini mendorong percepatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus mengurangi jumlah anak yang masuk kategori zero dose. 

Langkah tersebut dilakukan sesuai instruksi Walikota Pekanbaru Agung Nugroho. Percepatan imunisasi juga sejalan dengan dorongan Kementerian Kesehatan RI melalui pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar Nasional. Program tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Oktober 2026. 

”Sesuai arahan Pak Wali Kota, kami mendapat instruksi untuk melakukan langkah percepatan,” katanya.

Untuk mengejar cakupan imunisasi, Dinkes Pekanbaru akan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan TP PKK.(yls) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Ribuan Anak Keracunan MBG dalam 3 Hari

Ribuan Anak Keracunan MBG dalam 3 Hari

KPAI mencatat 1.961 anak keracunan MBG hanya dalam waktu 3 hari di awal September tahun ini.

RS Awal Bros Ajak Orang Tua Kenali  dan Cegah Stunting Sejak Dini

RS Awal Bros Ajak Orang Tua Kenali dan Cegah Stunting Sejak Dini

RS Awal Bros tegaskan cegah stunting sejak 1.000 hari pertama kehidupan lewat nutrisi adekuat, ASI eksklusif, dan pemantauan rutin.

Eksploitasi Anak Perlu Penanganan Komprehensif

Eksploitasi Anak Perlu Penanganan Komprehensif

Kasus eksploitasi tiga anak di Pelalawan jadi alarm perlindungan anak. Psikolog dorong pengawasan, pendampingan, dan pelaporan dini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer