Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Turun ke Parit, Gotong Royong Jadi Nafas Pekanbaru Green City

Joko Susilo • Minggu, 8 Februari 2026 | 17:45 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung dalam aksi gotong royong (goro) membersihkan lingkungan di sejumlah titik Kota Bertuah.
Wako Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung dalam aksi gotong royong (goro) membersihkan lingkungan di sejumlah titik Kota Bertuah.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung dalam aksi gotong royong (goro) membersihkan lingkungan di sejumlah titik Kota Bertuah, Ahad (8/2/2026).

Tak sekadar simbolik, Agung bahkan ikut masuk ke parit bersama jajaran pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengangkat tumpukan sampah yang berpotensi memicu banjir.

Aksi goro ini melibatkan seluruh ASN Pemko Pekanbaru dan didukung jajaran Pemerintah Provinsi Riau. Kegiatan dipusatkan di kawasan Jalan Letjen S Parman dan sekitarnya, serta dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi bersama unsur Forkopimda.

Wako Agung terlihat mengomandoi langsung pembersihan parit sebagai bagian dari upaya antisipasi banjir di wilayah kota.

“Aksi gotong royong ini memang sudah menjadi semangat kami sejak awal tahun 2025. Ditambah lagi dengan arahan langsung dari Bapak Presiden RI tentang gotong royong, tentu semangat kami semakin kuat,” ujar Agung.

Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan program nasional Indonesia Asri yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru telah menerjemahkan arahan tersebut melalui program Pekanbaru Green City, salah satunya dengan mewajibkan ASN melakukan gotong royong selama 30 menit sebelum jam kerja.

Tahun ini, Pemko menargetkan pembersihan sepanjang 900 kilometer drainase, parit, hingga anak sungai yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Usai goro, Wako Agung juga meninjau sejumlah rumah kompos dan TPS 3R di Kecamatan Sail dan Sukajadi, termasuk rumah maggot yang dikelola masyarakat. Ia menyebut, pengelolaan maggot tidak hanya membantu pengurangan sampah organik, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi.

“Tadi kita lihat maggot ini bisa menjadi pakan ayam dengan kandungan protein tinggi. Ini contoh kolaborasi DLHK dan Dinas Pertanian yang akan terus kami dorong, agar masyarakat terbiasa memilah sampah sejak dari rumah,” pungkasnya. (ilo)

Editor : M. Erizal
#green city #Wako pekanbaru agung nugroho #Bersihkan Lingkungan #goro