Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Targetkan 5.000 Warga Ikuti Petang Belimau

M Ali Nurman • Rabu, 18 Februari 2026 | 09:59 WIB

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Pj Sekko Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dan Inspektur Pekanbaru Zulhelmi Arifin memberikan keterangan pers usai rapat bersama Forkopimda Pekanbaru, Selasa
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Pj Sekko Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dan Inspektur Pekanbaru Zulhelmi Arifin memberikan keterangan pers usai rapat bersama Forkopimda Pekanbaru, Selasa

Pekanbaru(RIAUPOS.CO) - telah menyiapkan pelaksanaan tradisi Petang Belimau dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2).  Kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti minimal 5.000 warga, melihat tingginya antusias warga setiap tahun.

Menurut Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (17/2), Petang Belimau merupakan budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat Melayu sebagai bentuk kebahagiaan dan kegembiraan dalam menyambut datangnya Ramadan. Tradisi ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga.

”Ya, persiapan Petang Belimau ini akan diikuti oleh minimal 5.000 masyarakat Kota Pekanbaru. Kita melihat antusias masyarakat terhadap Petang Belimau sangat tinggi. Jadi ini adalah budaya yang memang sudah menjadi, bisa dikatakan, kesenangan dan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan Petang Belimau tahun ini akan dilaksanakan di Rumah Singgah Tuan Kadi yang berada di pinggiran Sungai Siak. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat bagi masyarakat Pekanbaru.


Agung menegaskan bahwa Petang Belimau murni merupakan kebudayaan masyarakat yang bertujuan menciptakan suasana kebersamaan, kepedulian, dan berbagi kepada sesama.

”Ini tidak menjadi sebuah kewajiban. Ini hanya tradisi atau kebudayaan yang dianggap penting. Di dalamnya ada santunan anak yatim, kemudian pasar murah, berbagi sembako, dan berbagai kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

Diawali Ziarah Makam Pendiri Kota Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru Akmal Khairi menyebutkan, rangkaian kegiatan Petang Balimau diawali dengan ziarah makam pendiri Kota Pekanbaru di kawasan Masjid Raya Pekanbaru, hari ini Rabu (18/2) pukul 13.30 WIB.

Ziarah dilakukan di makam Marhum Pekan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang merupakan pendiri Kota Pekanbaru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Salat Ashar berjemaah di Masjid Raya Pekanbaru. Setelah itu, rombongan berarak menuju tepian Sungai Siak untuk mengikuti prosesi adat.

”Rangkaian Petang Balimau diawali dengan Salat Ashar berjemaah di Masjid Raya Pekanbaru, kemudian dilanjutkan ziarah ke makam pendiri Kota Pekanbaru yang berada di kawasan masjid,” ujar Akmal, Selasa (17/2).

Usai ziarah dan arak-arakan, rombongan menuju Rumah Singgah Tuan Kadi di tepian Sungai Siak untuk mengikuti rangkaian acara seremonial. Kegiatan meliputi penyerahan santunan kepada anak yatim serta prosesi memandikan anak yatim dengan air limau secara simbolis oleh Wali Kota sebagai wujud kepedulian dan doa bersama menjelang Ramadan. Seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan ini mengenakan pakaian Melayu lengkap sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan tradisi.

Editor : Arif Oktafian
#bulan suci ramadan #agung nugroho #ziarah makam