Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Solar Makin Langka di Pelalawan

M
Penulis: M Amin Amran❯
Antrean kendaraan tampak mengular pada jalur pengisian solar di SPBU PT Salindra Perkasa 14.283.633 Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pangkalankerinci Kota, Kecamatan Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (15/7/2026). (MUHAMMAD AMIN/ RIAU POS)
Antrean kendaraan tampak mengular pada jalur pengisian solar di SPBU PT Salindra Perkasa 14.283.633 Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pangkalankerinci Kota, Kecamatan Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (15/7/2026). (MUHAMMAD AMIN/ RIAU POS)

Advertisement

 

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar langka dan susah didapatkan pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pelalawan. Bahkan, kelangkaan telah terjadi sebulan lebih di hampir seluruh SPBU di Kabupaten Pelalawan. Alhasil, antrean panjang kendaraan pun masih terus terjadi hingga Kamis (16/7).

Para pengemudi kendaraan mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM tersebut. Pantauan Riau Pos, di sejumlah SPBU sepanjang Jalan Lintas Timur Kabupaten Pelalawan, terlihat di Kecamatan Pangkalankerinci, Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, dan Ukui barisan kendaraan padat hingga menyebabkan terjadinya antrean panjang. 

Advertisement

Seperti SPBU PT Salindra Perkasa 14.283.633 Jalan Lintas Timur Kelurahan Pangkalankerinci. Fenomena antrean solar subsidi masih menjadi pemandangan setiap hari. SPBU yang terletak di Jalan Lintas Provinsi, Pangkalankerinci ini  masih dipenuhi mobil yang ingin mengisi biosolar. SPBU ini selalu dipadati kendaraan dengan BBM solar mulai pagi hingga malam hari. 

Mulai dari truk, colt diesel, trailer, hingga bus-bus pengangkut karyawan perusahaan. Ada juga mobil pribadi yang masuk kategori mewah. Antrean kendaraan besar tak hanya memenuhi areal SPBU, namun, berbaris hingga ke badan jalan di tengah kota. Alhasil mengganggu arus lalu lintas di ibukota Pelalawan yang menjadi akses utama masyarakat.

Advertisement

“Ya, sulit sekali mendapat pasokan BBM solar. Kalau sudah antre mulai malam, pasti mobil menginap di SPBU. Ini karena solar sering habis pas giliran kita. Jadi terpaksa nunggu besok pagi lagi,” terang Daniel, sopir truk dari Pulau Jawa kepada Riau Pos saat ditemui di SPBU PT Salindra, Kamis (16/7).

Tidak hanya di SPBU PT Salindra, penampakan antrian kendaraan juga terlihat di SPBU Jalan Koridor Langgam Kilometer 5. Truk roda enam hingga roda sepuluh tampak terlihat berbaris di sebelah kanan dan kiri jalan koridor, menunggu giliran mengisi solar. Berbagai jenis mobil pribadi juga terlihat mengantri di SPBU bernomor seri 14.283.692 ini.

“Secara pasti, kami tidak tahu penyebab sulitnya pasokan solar di sejumlah SPBU. Tapi, kalau info yang saya dapat dsri rekan kerja lainnya, penyebabnya karena kuota BBM Solar ini dikurangi oleh Pertamina,” papar Marisa, operator pompa biosolar.

Menanggapi kelangkaan solar tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Pelalawan, Hanafie mengatakan fenomena antrean solar telah berlangsung sejak bulan lalu. Namun kondisi ini tidak hanya terjadi di Pelalawan, sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi Riau juga terjadi persoalan kelangkaan biosolar. 

“Kalau informasi dari Pertamina, tidak ada pembatasan atau pengurangan kuota solar ke Pelalawan. Tapi mengapa masih terjadi antrean panjang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Polres Kampar Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jeriken Diamankan

Polres Kampar Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tapung, 14 Jeriken Diamankan

Penyalahgunaan pengangkutan dan tata niaga BBM subsidi jenis solar diungkap Polres Kampar. Lokasinya di Jalan Garuda Sakti Km 12

Antrean Solar di SPBU Rohul, Warga Duga Ada Pelangsir hingga Minta Polisi Turun Tangan

Antrean Solar di SPBU Rohul, Warga Duga Ada Pelangsir hingga Minta Polisi Turun Tangan

Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Solar subsidi di sejumlah SPBU Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tak kunjung berakhir

Polsek Kuantan Mudik Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Dua Terduga Pelaku Diamankan Bersama 180 Jeriken

Polsek Kuantan Mudik Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Dua Terduga Pelaku Diamankan Bersama 180 Jeriken

Dugaan penyelewengan solar subsidi diungkap Polsek Kuantan Mudik. Dua tersangka pelaku diamankan bersama 180 jeriken berisi solar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer