Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TKA SMA/SMK di Riau Berjalan Lancar

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Siswa berkonsentrasi mengikuti tes kemampuan akademik SMA/SMK sederajat 2026 di Ruang Labor Komputer SMAN 1 Siak, Senin (26/10/2026). (MONANG LUBIS/RIAU POS)
Siswa berkonsentrasi mengikuti tes kemampuan akademik SMA/SMK sederajat 2026 di Ruang Labor Komputer SMAN 1 Siak, Senin (26/10/2026). (MONANG LUBIS/RIAU POS)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat digelar se­rentak secara nasional mulai Senin (26/10) pagi. Di Riau tidak ditemukan kendala yang berarti, meski di Siak sempat terjadi pemadaman listrik beberapa menit dan masalah jaringan di Rokan Hulu.

Di Pekanbaru, SMAN 8 dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 menggelar ujian dengan membagi peserta ke dalam dua gelombang untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar. TKA di SMAN 8 diikuti 501 siswa. Sementara, MAN 1 Pekanbaru diikuti 359 siswa. 

Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy SSi MSi mengatakan, gelombang pertama berlangsung Senin (26/10) hingga Kamis (29/10) dengan jumlah peserta sebanyak 250 siswa. Sementara, gelombang kedua pada Senin (2/11) hingga Kamis (5/11), dengan jumlah peserta 251 siswa. “Total ada 501 siswa. Semua berjalan lancar,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA di SMAN 8 Pekanbaru dipusatkan di laboratorium komputer sekolah. Pihaknya menyiapkan empat laboratorium untuk menunjang kelancaran ujian bagi seluruh peserta. Masing-masing laboratorium menampung 20 siswa dalam satu sesi. Dengan demikian, sebanyak 80 siswa dapat mengikuti tes secara bersamaan dalam setiap sesi.

Untuk mengakomodasi seluruh peserta sesuai jadwal, pelaksanaan TKA diatur dalam tiga sesi setiap harinya. Pengaturan tersebut dilakukan agar proses ujian berlangsung tertib dan seluruh siswa memperoleh kesempatan mengikuti tes sesuai pembagian jadwal yang telah ditentukan.

Advertisement

Selain mempersiapkan sarana dan prasarana, pihak sekolah juga memastikan mekanisme pengawasan berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan dilakukan melalui sistem yang telah disiapkan dalam aplikasi TKA dengan melibatkan pengawas dari sekolah lain.

Pada pelaksanaan hari pertama, pengawas yang bertugas berasal dari SMA Santa Maria dan SMKN 2 Pekanbaru. Pelibatan pengawas eksternal tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan untuk mendukung pelaksanaan tes sesuai prosedur.

Benny berharap seluruh rangkaian pelaksanaan TKA di SMAN 8 Pekanbaru dapat berjalan lancar hingga gelombang kedua berakhir. Kesiapan fasilitas komputer, pengaturan sesi, serta koordinasi dengan pengawas menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran ujian.

Sementara itu, pelaksanaan TKA di MAN 1 Pekanbaru juga berlangsung lancar dan tertib. Sebanyak 359 siswa mengikuti tes yang dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 204 siswa, sedangkan gelombang kedua diikuti 155 siswa.

Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda, berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan penuh percaya diri dan memperoleh hasil yang memuaskan. Ia berpesan agar para siswa tetap tenang, teliti, serta tidak terburu-buru dalam menjawab soal.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Gangguan Server Nasional, TKA Bermasalah Dijadwalkan Ulang, Disdik Riau Siapkan Berita Acara

Gangguan Server Nasional, TKA Bermasalah Dijadwalkan Ulang, Disdik Riau Siapkan Berita Acara

Disdik Riau memastikan kendala teknis yang terjadi dalam pelaksanaan TKA tak jadi persoalan yang menghambat hak siswa untuk mengikuti ujian

Gangguan Sistem Secara Nasional, TKA Sesi I di SMAN 1 Teluk Kuantan Kuansing Gagal

Gangguan Sistem Secara Nasional, TKA Sesi I di SMAN 1 Teluk Kuantan Kuansing Gagal

Pelaksanaan hari kedua Tes Kompetensi Akademik (TKA), Selasa untuk mata pelajaran bahasa Inggris, tidak berjalan lancar di Kuansing

TKA Dimulai Hari Ini, Skala Skor Berubah

TKA Dimulai Hari Ini, Skala Skor Berubah

TKA 2026 dimulai hari ini dengan 3,86 juta peserta. Kemendikdasmen menerapkan skala skor baru 200–800 untuk hasil asesmen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer