
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan dapat memperketat pengawasan guna mencegah terjadinya tindak kekerasan di lingkungan sekolah.
Hal ini perlu dilakukan guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya hal-hal negatif yang melibatkan para pelajar. Khususnya aksi tindak kriminalitas, baik yang melibatkan pelajar sebagai pelaku ataupun sebagai korban.
“Pengawasan terhadap anak didik, harus diperketat pada saat jam pulang sekolah maupun pada saat jam belajar,” kata Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, Carles SSos kepada Riau Pos, Selasa (3/11).
Baca Juga: PEP Pangkalan Susu Gelar Lentera Migas 2026Ajang Unjuk Bakat Ratusan Siswa di Langkat
Diungkapkannya, akhir-akhir ini sering terjadi aksi tindak kriminalitas terhadap pelajar. Baik itu kasus pencurian, narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) hingga kasus pembunuhan terhadap pelajar. Untuk itu, Disdikbud Pelalawan diminta dapat segera melakukan sosialisasi kepada pihak Sekolah, khususnya para guru dan wali kelas, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan anak-anak didik mereka selama berada di sekolah.
“Disdikbud harus menekankan kepada pihak sekolah agar dapat meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi tindak kriminalitas terhadap para pelajar yang marak terjadi akhir-akhir ini di Pelalawan. Baik pelajar itu sebagai pelaku maupun sebagai korban,” ujarnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Pelalalawan Leo Nardo SPd mengatakan, pihaknya akan segera menginstruksikan seluruh sekolah untuk kembali meningkatkan pengawasan terhadap para siswa.
“Sejauh ini pengawasan pihak sekolah terhadap peserta didik telah dilakukan dengan maksimal. Namun, kami tentunya kembali akan menginstruksikan seluruh pihak sekolah untuk kembali intens meningkatkan pengawasan terhadap pelajar,” tutupnya.(amn)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




