Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Dicopot lewat Telepon 

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Suahasil Nazara disaksikan Presiden Prabowo Subianto meneken berita acara pelantikan sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (SETKAB RI)
Suahasil Nazara disaksikan Presiden Prabowo Subianto meneken berita acara pelantikan sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (SETKAB RI)

Advertisement

 


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan, Senin (14/9). Sebagai gantinya, Prabowo melantik Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat wakil menteri keuangan sejak 2019.

Pencopotan Purbaya terbilang mendadak. Beberapa jam sebelumnya, dia masih mengikuti rapat gabungan bersama DPD (Dewan Perwakilan Daerah) di Kom­pleks DPR. Ya, sekitar pukul 11.00 WIB, Purbaya menghadiri rapat kerja gabungan bersama DPD, Bappenas, dan Bank Indonesia.

Advertisement

Sekitar pukul 14.00 WIB, saat Purbaya menjelaskan program Kemenkeu, anggota DPD Ahmad Nawardi menginterupsi. Nawardi memberi tahu ada telepon darurat dari Mensesneg Prasetyo Hadi.  Purbaya keluar ruang rapat untuk menerima telepon. Setelah itu, dia bergegas meninggalkan lokasi.

Pukul 14.33 WIB, wartawan Istana mendapat kabar Suahasil Nazara akan dilantik sebagai Menteri Keuangan. Selanjutnya, pada pukul 15.00 WIB, Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan.

Advertisement

Purbaya sebenarnya beberapa kali diisukan bakal diganti. Isu pertama muncul pada Juni. Sebulan kemudian, dia disebut bakal digeser menjadi Gubernur Bank Indonesia. Namun, baru kemarin Purbaya benar-benar lengser dari kursi Menkeu.

Pelantikan Suahasil berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026. Prosesi tersebut dipimpin langsung Prabowo di Istana Negara. Usai pelantikan, Suahasil menegaskan komitmennya menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

Prabowo meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Pasalnya, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) menjadi instrumen penting untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah dapat berjalan.

“APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Oleh karena itu APBN-nya itu harus sehat,” kata Suahasil usai dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/9).

Dengan arahan tersebut, Suahasil menegaskan, kesehatan APBN harus berjalan beriringan dengan kredibilitas. APBN harus dikelola secara transparan dan dapat dipercaya sehingga mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Reshuffle Kabinet Prabowo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Diganti Suahasil Nazara

Reshuffle Kabinet Prabowo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Diganti Suahasil Nazara

reshuffle kabinet mendadak menteri prabowo, menteri keuangan purbaya yudhi sadewa diganti oleh suahasil nazara yang merupakan wamenkeu

(SALAH) Menkeu Suahasil Terlibat Korupsi Ratusan Triliun Rupiah

(SALAH) Menkeu Suahasil Terlibat Korupsi Ratusan Triliun Rupiah

Beredar sebuah tangkapan layar di media sosial TikTok yang mengeklaim bahwa Menteri Keuangan Suahasil Nazara terlibat kasus korupsi senilai

Kurang dari 2 Tahun, Prabowo Sudah Dua Kali Ganti Menkeu, Samai Era Gus Dur Punya 3 Bendahara Negara

Kurang dari 2 Tahun, Prabowo Sudah Dua Kali Ganti Menkeu, Samai Era Gus Dur Punya 3 Bendahara Negara

Kurang dari dua tahun, Presiden Prabowo Subianto sudah dua kali mengganti Menkeu, menyamai era Gus Dur yang punya 3 bendahara negara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer