
BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), Ir H SF Hariyanto MT IPU ASEAN Eng memperoleh pengakuan profesional internasional sebagai ASEAN Engineer (ASEAN Eng) dalam rangkaian kegiatan Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10).
Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Provinsi Riau sekaligus menandai semakin kuatnya eksistensi dan daya saing insinyur Indonesia dalam komunitas keinsinyuran tingkat Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Dengan capaian tersebut, SF Hariyanto mencatatkan sejarah. Di mana ia merupakan Gubernur pertama di Indonesia yang mendapat gelar ASEAN Engineer.
ASEAN Eng merupakan pengakuan profesional keinsinyuran tingkat regional yang diberikan melalui ASEAN Engineering Register (AER) di bawah naungan ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO). Pengakuan ini diperuntukkan bagi insinyur yang memenuhi persyaratan pendidikan, kompetensi, pengalaman profesional, pengembangan keprofesian berkelanjutan, serta etika keinsinyuran.
Baca Juga: Mahasiswa Tuntut Tuntaskan Masalah Karhutla
Pengakuan ASEAN Engineer bukan sekadar penambahan gelar profesional, melainkan representasi kredibilitas, kapasitas, dan pengalaman seorang insinyur dalam menjalankan tanggung jawab keinsinyuran. Pengakuan tersebut juga memperluas peluang jejaring profesional dan kolaborasi antarinsinyur di kawasan ASEAN, meskipun tidak secara otomatis menjadi izin praktik di seluruh negara anggota.
Dalam momentum tersebut, SF Hariyanto didampingi langsung oleh Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau Ir Ulul Azmi ST MSi CST IPM ASEAN Eng bersama Sekretaris PII Wilayah Riau Ir Angga Islam Darmawan, jajaran pengurus Cabang PII se-Provinsi Riau, serta Dewan Penasihat PII Wilayah Riau Ir H Irving Kahar Arifin ME IPU ASEAN Eng.
Ketua PII Wilayah Riau, Ulul Azmi, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan SF Hariyanto memperoleh pengakuan ASEAN Engineer merupakan bukti bahwa kepemimpinan pemerintahan dapat berjalan beriringan dengan kompetensi dan profesionalisme keinsinyuran.
“Ini merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Riau, khususnya keluarga besar Persatuan Insinyur Indonesia. Pak SF Hariyanto telah menunjukkan bahwa seorang pemimpin daerah tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga kompetensi profesional yang diakui secara regional. Ini menjadi teladan bagi seluruh insinyur di Provinsi Riau dan Indonesia,” ujarnya, Selasa (20/10).
Ulul Azmi menegaskan, pengakuan ASEAN Engineer yang diraih SF Hariyanto memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah, terutama dalam mendorong penguatan sumber daya manusia keinsinyuran, peningkatan kualitas infrastruktur, pengembangan industri, serta percepatan transformasi teknologi.
“PII Wilayah Riau terus mendorong peningkatan kompetensi, sertifikasi profesi, pemenuhan legalitas praktik keinsinyuran melalui STRI dan SKIP sesuai ketentuan, serta percepatan Indeks Keinsinyuran Daerah. Dengan semakin banyaknya insinyur Riau yang memperoleh pengakuan nasional dan internasional, kita optimistis kualitas pembangunan dan daya saing daerah akan semakin meningkat,” ujarnya.
Menurut Ulul Azmi, pencapaian tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, perguruan tinggi, dan dunia industri dalam membangun ekosistem keinsinyuran yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




