Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jejak Harimau Sumatera Muncul di Kota Bangkinang

H
Penulis: Hendrawan Kariman❯
Tim BBKSDA Riau bersama warga tempatan melakukan pengecekan jejak harimau di kawasan Jalan Lingkar, Kecamatan Bangkinang Kota, Kampar pada Ahad (1/11/2026). (BBKSDA Riau)
Tim BBKSDA Riau bersama warga tempatan melakukan pengecekan jejak harimau di kawasan Jalan Lingkar, Kecamatan Bangkinang Kota, Kampar pada Ahad (1/11/2026). (BBKSDA Riau)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Warga Kota Bangkinang, Kampar, dihebohkan dengan video penemuan jejak yang diduga milik harimau. Jejak itu ditemukan warga pada Ahad (1/11/2026) lalu di Kecamatan Bangkinang Kota.

Menerima laporan temuan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menurunkan tim identifikasi ke lokasi tersebut. Yaitu di kawasan Jalan Lingkar Kota Bangkinang, yang memang tidak terlalu jauh dari pemukiman warga.

Advertisement

Hasil identfikasi lapangan, seperti yang dijelaskan Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau Ujang Holisudin, jejak itu merupakan jejak harimau sumatera.

''Berdasarkan identifikasi dari sumber foto dan video yang beredar, benar bahwa itu jejak seekor Harimau Sumatera. Tim akan terus memantau lokasi,'' ujar Ujang.

Advertisement

Tim BBKSDA Riau melalui resor Kampar menurut Ujang akan terus melakukan mitigasi dan identifikasi di lokasi sampai keberadaan harimau yang dimaksud diketahui.

Sementara itu, dalam proses pengecekan di lapangan, tim menemukan jejak baru di sekitar lokasi awal perjumpaan jejak. Dari ukuran tapak kaki, diperkirakan satwa tersebut berusia remaja dan terarah masuk ke dalam kawasan Hutan Kebun Raya milik Universitas Pahlawan Bangkinang.

''Sebagai langkah antisipasi keselamatan, tim telah memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat dan pegawai Universitas Pahlawan Bangkinang agar senantiasa berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah,'' ujar Ujang.

Ujang menambahman, Tim BBKSDA Riau di lapangan juga telah berkoordinasi langsung dengan pihak Universitas Pahlawan Bangkinang dan warga sekitar. Karena jejak baru itu di kelilingi pemukiman warga serta terdapat kandang ternak  yaitu ayam dan kambing milik kampus. Kondisi kebun raya yang berupa semak belukar dinilai sangat berpotensi menjadi tempat persembunyian satwa liar tersebut.

''Mengingat karakteristik lokasi dan potensi kemunculan kembali satwa, kami mengimbau masyarakat dan pihak kampus untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas atau survei ke dalam area Kebun Raya Universitas Pahlawan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,'' ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Bukit Rimbang Bukit Baling Jadi Fokus Program Konservasi Harimau

Bukit Rimbang Bukit Baling Jadi Fokus Program Konservasi Harimau

Wishnu Sukmantoro, Program Manajer YAPEKA Bukit Rimbang Bukit Baling menjadi fokus program konservasi harimau dan pengembangan ekonomi.

Diduga Terkam Dua Orang, Harimau di Pelalawan Masuk Perangkap

Diduga Terkam Dua Orang, Harimau di Pelalawan Masuk Perangkap

Seekor Harimau Sumatera yang diduga telah menerkam manusia masuk perangkap yang dipasang BBKSDA Riau di wilayah Kecamatan Pelalawan

Heboh Info Harimau Muncul di Batas Kota Pekanbaru, Ini Hasil Penelusuran BBKSDA Riau

Heboh Info Harimau Muncul di Batas Kota Pekanbaru, Ini Hasil Penelusuran BBKSDA Riau

Beredar kabar, Harimau Sumatera muncul di Pasir Putih, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu. BBKSDA Riau pun langsung melakukan peninjauan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer