Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemprov Riau Siapkan Langkah Antisipasi Bencana

Soleh Saputra • Selasa, 2 Desember 2025 | 09:51 WIB

Alat berat kiriman Polda Riau bekerja membuka jalur yang terisolir di Agam, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025).
Alat berat kiriman Polda Riau bekerja membuka jalur yang terisolir di Agam, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025).


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam serta mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Arahan tersebut disampaikan dalam rapat yang digelar secara virtual, Senin (1/12).

Mendagri Tito Karnavian menegaskan kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah, mengingat intensitas cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, longsor, maupun angin kencang di sejumlah wilayah. Ia meminta seluruh kepala daerah memastikan ketersediaan peralatan kebencanaan, memetakan titik rawan, serta memperkuat sistem peringatan dini agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. “Saya minta para kepala daerah segera melakukan langkah antisipatif. Siapkan tim reaksi cepat, pastikan logistik tersedia, dan lakukan pemantauan kondisi lapangan secara berkala. Jangan menunggu kejadian membesar baru bergerak,” tegas Tito.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan publik menjelang Nataru. Tito mengingatkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan aparat TNI-Polri dalam memastikan kelancaran perayaan ibadah, distribusi kebutuhan pokok, dan pengendalian harga di pasaran.

“Nataru adalah momentum yang sensitif. Kita harus menjamin masyarakat dapat merayakan dengan aman, nyaman, dan tertib. Semua perangkat daerah harus bergerak terpadu agar situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau siap menindaklanjuti arahan Mendagri dengan memperkuat koordinasi bersama seluruh kabupaten/kota. Ia menegaskan jajaran Pemprov Riau telah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari pemantauan cuaca, kesiapan personel BPBD, hingga pengawasan distribusi bahan pokok di lapangan.

“Kami di Riau akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Ini untuk memastikan bahwa antisipasi bencana maupun persiapan Nataru berjalan efektif dan tidak ada kendala di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan memperkuat komunikasi dengan pihak kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Seluruh posko siaga, baik untuk kebencanaan maupun pelayanan publik, dipastikan beroperasi secara optimal.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakat Riau dapat menjalankan akhir tahun dengan aman. Seluruh perangkat daerah sudah kami minta untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, untuk antisipasi kondisi kebencanaan di Riau, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Hingga saat ini sudah ada satu daerah yang menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk antisipasi potensi bencana. Saat ini sudah ada Rohul yang menetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi,” katanya.

Sedangkan untuk Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tingkat provinsi, hingga saat ini pihaknya sedang mempersiapkan. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi jika terjadi bencana sehingga dapat dilakukan penanganan secara maksimal. “Saat ini Riau sudah memasuki musim hujan dan provinsi tetangga juga sudah terjadi bencana,” sebutnya.

290 Personel BKO Polda Riau Ditugaskan ke Sumbar
Sebanyak 290 personel Polda Riau yang diperbantukan untuk penanganan bencana Sumatera telah tiba di Agam, Sumatera Barat. Personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Riau mulai melakukan pencarian korban bencana di sejumlah titik yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor mulai, Senin (1/12).

Sebelumnya, sebanyak 290 personel Polda Riau dikerahkan ke lokasi bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (29/11) lalu. Personel BKO Polda Riau bersama Polda Sumatera Barat (Sumbar), TNI, Basarnas, dan instansi lainnya melakukan pencarian terhadap korban bencana di Nagari Selaras Air, Kecamatan Palembayan.

Dari video yang diperoleh, tim SAR gabungan menemukan sejumlah jenazah korban bencana. Kondisi jenazah yang ditemukan berlumpur, ada juga yang tertimbun material longsoran. Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengungkapkan, Polda Riau telah menurunkan 290 personel Brimob dan Samapta yang memiliki kemampuan khusus SAR, evakuasi, dan penanganan kedaruratan.

Dua unit ekskavator juga telah tiba lebih dulu untuk membantu membuka akses yang tertutup material longsor. Selain personel, Polda Riau pagi kemarin juga sudah memberangkatkan lima truk bantuan logistik berisi kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, kebutuhan medis, obat-obatan, selimut, serta perlengkapan tanggap darurat lainnya.

Kapolda juga menuturkan bahwa Polda Riau akan mengirimkan 34 psikolog dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) dan asosiasi psikolog dari beberapa kampus di Riau untuk membantu melakukan trauma healing bagi para korban di titik-titik pengungsian. “Ini duka kita bersama dan kita hadir untuk saling menguatkan bahwa kita adalah saudara,” ujarnya.

Kondisi terkini di Palembayan menunjukkan sebagian akses jalan masih tertutup material longsor, beberapa jembatan mengalami kerusakan, aliran listrik belum pulih sepenuhnya, dan warga masih terpusat di posko-posko pengungsian.

Selain itu, petugas gabungan berupaya memulihkan kondisi wilayah terdampak banjir di Agam. Alat berat dikerahkan untuk membuka akses yang tertutup longsor. “Alhamdulillah kami mendatangkan bantuan alat berat sehingga pelan-pelan kita bisa membuka akses dari Silumbang ini ke Kecamatan Palembayan,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto, Senin (1/12).

Dia mengatakan ada sejumlah titik jalan yang tertutup longsor. Akibatnya, akses di Nagari Tigo Koto Silungkang ini tertutup. “Akses jalan ini terputus karena ada longsor. Ada sebanyak 10 titik longsor, di mana dari 10 itu, 4 longsor dalam kategori besar dan 6 kategori kecil sehingga jalan tak dapat diakses,” ucapnya.

Kombes Anom menyebutkan, sejak pagi kemarin, sudah 4 titik longsor yang sudah dibersihkan. Diharapkan dalam waktu dekat akses dapat dibuka dan dilintasi kembali. “Besok (hari ini, red) diperkirakan akses jalan ini sudah dapat dilintasi masyarakat sehingga kegiatan ekonomi dan kegiatan perbantuan logistik bisa kita distribusikan ke masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Lumpur Tebal di Rumah Warga Dibersihkan
Proses evakuasi penanganan bencana banjir bandang di Nagari Salareh Air, Kecamatan Palembayan masih berlanjut. Selain pencarian terhadap korban, warga dibantu aparat juga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur dan material pascabanjir.

Di sisi lain, Personel Satuan Brimob Polda Riau yang tergabung dalam BKO Aman Nusa II bergerak cepat dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Agam berhasil mengevakuasi dua jenazah yang merupakan ibu dan anak.

Dua jasad ini ditemukan di Kampung Kunyik, Kecamatan Palembayan sekitar pukul 14.10 WIB, Senin (1/12). Kedua korban diketahui bernama Fany Rama Putri (31) dan putranya, Faris Al-Fatih (6).

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai terseret arus banjir yang melanda area pemukiman. Jasad keduanya dievakuasi personel Brimob ke Musala Baitul Ikhlas TPA/MDA Jorong Subarang untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, menyampaikan bahwa seluruh personel Brimob yang diterjunkan terus bekerja maksimal di lapangan guna membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami turut berduka cita atas korban yang ditemukan hari ini (kemarin, red). Personel di lapangan tetap melakukan penyisiran di titik-titik rawan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat. Brimob hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan memastikan keselamatan warga,” ujar Kombes Ketut, Senin (1/12).(sol/nda)

Editor : Arif Oktafian
#bencana #pemprov riau #antisipasi