PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul), Selasa (3/12) telah menyalurkan bantuan pendidikan untuk 500 mahasiswa yang saat ini sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia.
Bantuan pendidikan untuk 500 mahasiswa terdiri 300 untuk mahasiswa berprestasi dan 200 mahasiswa kurang mampu yang dananya telah dialokasikan di APBD Rohul Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp1 miliar.
Untuk besaran bantuan pendidikan yang diterima oleh mahasiswa asal Rohul yang telah memenuhi syarat dan diverifikasi oleh Bagian Kesra Setda Rohul yakni sebesar Rp2 juta per orang.
Bupati Rohul H Sukiman melalui Plt Kabag Kesra Setda Rohul Saprizal AH SE saat dikonfirmasi Riau Pos, Kamis (5/12) menyebutkan, pihaknya telah mengumumkan daftar nama dari 500 mahasiswa asal Rohul yang telah dinyatakan lulus seleksi dan berhak mendapatkan bantuan pendidikan dari Pemkab Rohul Tahun Anggaran 2024, Senin (2/12).
‘’Bantuan pendidikan sudah kita salurkan, Selasa (3/12) ke rekening penerima yakni 500 mahasiswa asal Rohul yang telah lulus seleksi, di antaranya 300 untuk mahasiswa berprestasi dan 200 mahasiswa kurang mampu,’’ ujarnya.
Saprizal menjelaskan, bantuan pendidikan yang telah disalurkan Pemkab Rohul itu, sifatnya stimulan yang dialokasikan anggarannya 1 tahun sekali di APBD Rohul.
‘’Tahun ini, bantuan program pendidikan yang disalurkan pemerintah daerah merupakan tahun kedua. Salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa asal Rohul untuk terus meningkatkan prestasi akademik serta membantu meringankan beban biaya pendidikan adik-adik mahasiswa di perguruan tinggi,’’ jelasnya.
Ditegaskannya, program bantuan pendidikan khusus untuk mahasiswa asal Rohul, sebagai bentuk komitmen pemkab dan DPRD Rohul terhadap peningkatkan sumber daya manusia (SDM) di daerah yang di juluki Negeri Seribu Suluk.
‘’Jadi program bantuan pendidikan ini, mahasiswa hanya mendapatkan 1 kali. Bagi yang telah mendapatkan pada tahun sebelumnya maka tidak dapat menerima bantuan pada tahun ini,’’ tuturnya.(hen)
Editor : Rindra Yasin