
MUARA BULIAN (RIAUPOS.CO) - Satu hari jelang eksekusi 1.300 Hektare lahan PT Berkat Sawit Utama (BSU) oleh Pengadilan Negeri (PN) Muara Bulian, terjadi aksi diduga teror berupa pencoretan dinding pabrik minyak kelapa sawit BSU2, di Desa Bungku, Bajubang, Kabupaten Batang Hari.
Kejadian tersebut terjadi Selasa (1/9/2026) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB oleh orang tak dikenal menggunakan sepeda motor.
"(Kejadiannya) Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB," ungkap Wakil Kepala Sekuriti PBSU2, Dani Kristanto.
Baca Juga: Dugaan Penipuan Dana Peralatan Dapur MBG Rp724 Juta di Pulau Burung Inhil, Korban Lapor Polisi
Ia menceritakan, sepeda motor dikendarai orang tak dikenal itu sempat terdengar lalu-lalang, hilir mudik di depan pintu pabrik BSU2.
"Kebetulan pintu pabrik tertutup rapat," jelasnya.
Saat subuh, sekitar pukul 05.00 WIB, sekuriti mencoba cek situasi di depan pabrik. Ketika itu baru ketahuan ada corat-coret kata-kata menggunakan cat di dinding pabrik.
"Setelah kami cek, jam 5 subuh, sudah ada tulisan seperti ini. Kami kurang termonitor, siapa pelakunya," jelasnya. Tulisan serupa juga terlihat di dinding depan pabrik.
Corat-coret di dinding tersebut bertuliskan di antaranya "Tanah Ini Milik SDA", "Segera Angkat Kaki", "Pendatang Penjajah", dan "Pendatang Usir dari Sini".
Dani mengatakan, apakah aksi pencoretan dinding pabrik oleh orang tak dikenal tersebut berkaitan dengan esok Rabu (2/9/2026), akan dilakukan eksekusi lahan, ia menjawab, bisa saja.
Namun, ia belum bisa memastikan, karena manajemen perusahaan masih mengumpulkan bukti-bukti dan data di lokasi kejadian terkait aksi pencoretan tersebut.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




