Dari pantauan di lapangan, korban yang mengendarai sepeda motor BM 4171 EW melaju kencang dan menghatam mobil dari arah berlawanan. Akibatnya sepeda motor korban terpenal ke pinggir jalan dan korban yang berada di tengah jalan dengan kondisi kaki patah dan kepala yang masih mengenakan helm mengeluarkan darah.
Warga yang melihat tubuh korban tergelatak di tengah jalan, sempat ingin memindahkan, namun karena kondisinya sudah tak bernyawa dan mengalami luka parah, akhirnya dibiarkan di tengah jalan.
Korban yang mengenakan helm warna hitam, baju kaos lengan panjang warna merah dan celana pendek warna dongker, dengan posisi telungkup dan tak bernyawa membuat heboh warga sekitar.
"Benar, ada lakalantas yang menewaskan pengendara motor, dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan di lapangan," ujar Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Mulyana, Kamis (22/2/2024) malam.
Ia menyebutkan, kronologis kejadian, di mana satu unit sepeda motor BM 4171 EW, yang dikendarai oleh Ikmalsyah (28) dengan kecepatan tinggi, datang dari arah Jalan Panglima Minal, Desa Air Putih menuju arah Jalan Sungai Alam, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis.
Dijelaskan Mulyana, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya di tikungan manis, pengendara sepeda motor sempat menyalip salah seorang pengendara motor lainnya dengan kecepatan tinggi.
"Korban tidak memperhatikan adanya satu unit mobil BM 511 CI yang dikendarai Suci Wulandari datang dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah dekat dan tidak bisa dihindarkan lagi, sehingga terjadilah kecelakaan," jelasnya.
Akibat dari kejadian tersebut kata Kasatlantas, pengendara sepeda motor atas nama Ikmalsyah meninggal dunia, serta kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Editor : RP Rinaldi